Minggu, 22 September 2019

Batal ke Diskusi PPI, Pendiri Demokrat `Diculik`?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia Anas Urbaningrum (kiri) bersama Mantan anggota kpu pusat Khusnul Mariyah. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia Anas Urbaningrum (kiri) bersama Mantan anggota kpu pusat Khusnul Mariyah. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Loyalis mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai ada reka cipta untuk menghalangi pendiri Demokrat Subur Budisantoso untuk hadir dalam acara diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI)-organisasi yang didirikan Anas- kemarin. Subur disebut-sebut dijemput oleh anggota Badan Intelijen Negara untuk bertemu Ketua BIN Marcianno Norman berdekatan waktu dengan acara diskusi.

    “Pak Subur tidak diculik, tapi memang ada semacam reka cipta supaya tidak bisa hadir ke acara diskusi,” kata Sekretaris Jenderal PPI Gede Pasek Suardika kepada Tempo, Sabtu, 19 Oktober 2013. Menurut Pasek, Subur dikabarkan dijemput oleh pegawai BIN.

    “Panitia acara memang sempat berkomunikasi dengan Pak Subur dan terakhir posisinya sedang berada di BIN menunggu pertemuan dengan Kepala BIN,” kata Pasek. Dia menyatakan panitia acara juga sempat berupaya menjemput Subur di markas intelijen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Subur sendiri akhirnya tak jadi hadir karena diminta menunggu pertemuan hingga sore hari.

    “Bagi saya ini seperti permainan halus dari orang-orang di BIN agar Pak Subur tak bisa hadir di acara PPI,” ujar Pasek. Namun Pasek menyatakan kondisi pendiri Partai Demokrat itu kini baik-baik saja, “Sekarang berada di Pontianak,” ujar dia.

    Subur, kata Pasek, juga sudah menyatakan pembatalan untuk menjadi pembicara dalam diskusi PPI di Duren Sawit, Jakarta Timur karena situasinya yang tidak memungkinkan. Pendiri Partai Demokrat Budi Susanto sebelumnya diminta untuk berbicara dalam diskusi bertajuk 'Dinasti Versus Meritokrasi Politik'. Selain Subur, pembicara dalam diskusi itu antara lain Anas Urbaningrum, dan Chusnul Mariyah.

    SUBKHAN
    Berita Terpopuler:
    Begini Cara Melacak Seseorang Via Ponsel
    Ini Alasan Microsoft Matikan Windows XP 
    KPK Temukan Banyak Informasi Baru di Kasus Anas
    Delay 7 Jam, Lion Air Mengaku Kekurangan Ban Serep
    Marah-marah, Jokowi: Saya Ketularan Ahok
    Jaksa Agung: Kasus Terkait Atut Diinventarisasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe