Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Adnan Buyung Nasution bersama Anas Urbaningrum saat memberikan penjelasan usai deklarasi di kantor Law Firm Adnan Buyung Nasution & Partner di Jakarta, Rabu (17/4). Dalam deklarasi tersebut, dinyatakan Adnan Buyung Nasution & Partner telah menjadi penasihat Hukum Anas Urbaningrum  dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan dan sekolah olahraga Nasional di Hambalang. TEMPO/Dasril Roszandi

    Pengacara Adnan Buyung Nasution bersama Anas Urbaningrum saat memberikan penjelasan usai deklarasi di kantor Law Firm Adnan Buyung Nasution & Partner di Jakarta, Rabu (17/4). Dalam deklarasi tersebut, dinyatakan Adnan Buyung Nasution & Partner telah menjadi penasihat Hukum Anas Urbaningrum dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan dan sekolah olahraga Nasional di Hambalang. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Adnan Buyung Nasution mengungkapkan alasannya mau menjadi pembela untuk Tubagus Chaeri Wardana, tersangka suap sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi. Adnan Buyung mengatakan ada alasan personal karena kerap dibantu Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, istri Chaeri.

    "Dia sebagai wali kota pernah bantu Abang untuk urusan rumah. Ada hubungan baik lah yah, silaturahmi selama ini," kata Adnan Buyung seusai mengunjungi Chaeri alias Wawan di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, 11 Oktober 2013.

    Buyung menceritakan asal-muasal Airin membantu pengurusan rumahnya. Pernah suatu ketika, kata Adnan, seorang pengusaha hendak membangun tiga tower di depan rumahnya di Jalan Poncol Lestari Nomor 7 Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Akibatnya, dia terancam tak bisa lagi memandangi panorama langit ketika bersantai di kediamannya itu. "Pemiliknya itu orang kuat, kapitalis," ujar dia.

    Adnan Buyung tak bisa berbuat apa-apa sampai pada suatu waktu Airin membantu menolak pembangunan tower tersebut. "Nah, sekarang dia dalam kesusahan, tentu Abang secara moral patut membantu lah, apalagi dia minta," ia menambahkan.

    Meski berutang budi, Adnan Buyung berjanji akan mendorong Chaeri membongkar kasus suap itu. Ia mengibaratkan dirinya membantu Chaeri sama halnya dengan menjadi pembela mafia pajak, Gayus Holomon Tambunan.

    "Yang saya cari kebenaran dan keadilan untuk rakyat, saya selalu begitu. Tapi ketika berbalik seperti halnya Gayus, saya tidak mau lagi," tuturnya.

    Buyung mengatakan dirinya tidak akan menghalangi peradilan maupun KPK menjatuhkan hukuman buat Chaeri. "Kalau dia bersalah dia harus dihukum. Saya bukan bela untuk tidak dihukum, tetapi saya beri bantuan demi kejujuran dan keadilan."

    Tubagus Chaeri ditetapkan tersangka lantaran menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi non-aktif Akil Mochtar dalam sengketa pemilihan Bupati Lebak, Banten, senilai Rp 1 miliar. Ia ditahan lembaga anti-korupsi itu sejak pekan lalu.

    TRI SUHARMAN

    Berita Terpopuler:
    Sebut Tak Tahu Bunda Putri, Luthfi Dimarahi Hakim
    Ditanya Soal Proyek, Airin: Terima Kasih!
    Soal Calon First Lady, Prabowo: Tunggu Saja
    SBY: Saya Bukan Pejabat Kacangan
    Orang Dekat Gubernur Atut, Ratu Irma, Ditahan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.