Wakil Bupati Lebak Dicegah ke Luar Negeri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tubagus Chaery Wardana alias Wawan setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, terkait dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten yang melibatkan Ketua MK Akil Mochtar, Sabtu (5/10) dini hari. ANTARA/Dhoni Setiawan

    Tubagus Chaery Wardana alias Wawan setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, terkait dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten yang melibatkan Ketua MK Akil Mochtar, Sabtu (5/10) dini hari. ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia kembali mencegah dua orang ke luar negeri terkait dengan kasus dugaan suap Ketua Mahkamah Konstitusi non-aktif Akil Mochtar. Menurut Wakil Menteri Hukum Denny Indrayana, dua orang yang dicegah adalah Amir Hamzah dan Kasmin bin Saelan.

    “Keduanya dicegah berkaitan dengan penanganan perkara sengketa pemilihan kepala daerah di Kabupaten Lebak, Banten, pada 2013 di Mahkamah Konstitusi,” kata Denny kepada Tempo, Selasa, 8 Oktober 2013.

    Pencegahan mulai berlaku pada Senin, 7 Oktober 2013, sampai enam bulan ke depan. Pencegahan ini atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi lewat Keputusan KPK No. SKEP.704/01/10/2013 tanggal 07 Oktober 2013.

    Amir Hamzah adalah Wakil Bupati Lebak periode 2008-2013. Kini dia maju dalam pencalonan Bupati Lebak periode 2013-2018 berpasangan dengan Kasmin, anggota DPRD Banten. Keduanya diusung Partai Golongan Karya--partai yang juga menyokong Atut Chosiyah menjadi Gubernur Banten, yang lebih dulu dicekal sejak Kamis pekan lalu.

    Kasus ini bermula saat Akil ditangkap KPK di rumah dinasnya, kawasan Widya Candra, Jakarta, Rabu malam lalu. Dalam kasus ini, KPK menyita duit sekitar Rp 3 miliar, Rp 1 miliar, dan Rp 2,7 miliar. Akil sudah ditetapkan sebagai tersangka.

    Hakim konstitusi itu diduga menerima suap dalam perkara sengketa Pemilihan Kepala Daerah Lebak. Dalam perkara Pilkada Lebak, MK memutuskan pilkada ulang. Putusan ini jelas menguntungkan kubu penggugat yang kalah dalam pilkada itu. Salah satunya klien Susi Tur Andayani, pasangan Amir Hamzah-Kasmin.

    Kasus ini juga menjerat politikus Golkar Chairun Nisa, Bupati Gunung Mas Hambit Bintih, dan adik Gubernur Banten Ratu Atut bernama Tubagus Chairi Wardana alias Wawan. Tersangka lainnya adalah advokat Susi Tur Andayani dan pengusaha asal Palangkaraya, Cornelis Nalau.

    Susi adalah pengacara Amir Hamzah-Kasmin yang mengajukan gugatan sengketa Pilkada Lebak di MK. Akil dan Susi disangka sebagai penerima suap, sedangkan Tubagus sebagai pemberi suap.

    SETRI

    Topik Terhangat
    Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela

    Politik Terpopuler
    Ini Aliran Transaksi Mencurigakan Akil Mochtar
    Meski Dicekal, Atut Gelar Acara Persiapan Berhaji
    APBD Bocor Dinsinyalir Jadi Aset Keluarga Atut
    Inilah Orang yang Diduga Tampung Duit Akil
    Korupsi, Mahfud Md. Siap Potong Jari dan Leher


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?