Ratu Atut Punya Rumah Mewah di Bandung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (kanan) melantik adik iparnya Airin Rachmi Diany sebagai Walikota Tangerang Selatan di Ciputat, Tangerang Selatan pada 20 April 2011. Ada 4 orang keluarga besar Atut menjadi walikota ataupun bupati di Banten, dan 4 lainnya menjadi anggota DPRD. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (kanan) melantik adik iparnya Airin Rachmi Diany sebagai Walikota Tangerang Selatan di Ciputat, Tangerang Selatan pada 20 April 2011. Ada 4 orang keluarga besar Atut menjadi walikota ataupun bupati di Banten, dan 4 lainnya menjadi anggota DPRD. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, yang diduga terkait dengan kasus suap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, mempunyai beberapa rumah di Kota Bandung. Gubernur yang baru saja dicegah ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi itu disebut acap menyambangi rumahnya di kompleks elite di Jalan Suryalaya IV, Buah Batu,  Bandung.

    Salah satu rumah tersebut beralamat di Jalan Suryalaya IV Nomor 1, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong. Rumah bertingkat dua, berpagar besi, dan bertembok tinggi yang terletak di persimpangan jalan ini dijaga sejumlah petugas keamanan. Halaman rumah yang sebagian bercat krem itu juga dihijaukan aneka tanaman dan pepohonan.

    "Iya, itu memang rumah Atut, Gubernur Banten," ujar Aceng, pemilik kios di simpang Jalan Suryalaya IV, Sabtu, 5 Oktober 2013. Hal serupa dikemukakan Saeful alias Asep dan warga sekitar Jalan Suryalaya IV. Menurut Asep, Atut juga acap mendatangi rumah paling jembar di Suryalaya IV itu.

    "Dia biasa datang dikawal mobil Voorijder dari Polda Banten. Kalau ada mobil Polda Banten parkir di dalam halaman atau pinggir jalan dekat rumahnya, berarti Atut sedang di rumah itu," kata dia. Asep menuturkan, dulu Atut hampir tiap pekan berkunjung. Jajaran aparat Pemda Banten pun pernah beberapa kali terlihat di area rumah Atut.

    "Dulu hampir tiap malam minggu, dia datang dengan kawalan polisi. Hanya sejak sekitar September sampai hari ini saya belum melihat lagi ada mobil Polda Banten dan mobil Atut datang," kata dia saat ditemui tengah bercengkerama dengan warga lain di kios dekat rumah Atut.

    Asep juga menuturkan, rumah Atut  terdiri dari enam rumah yang digabungkan jadi satu. "Satu unit rumah di sini  harganya rata-rata Rp 1 miliar. Di daerah sini, dia juga masih punya rumah lain," kata dia.

    Hali, salah satu petugas pengamanan rumah bergarasi cukup lega itu, mengaku jika yang tengah dijaganya merupakan milik Yuyun Sri Hartini, istri seorang pengusaha dan masih keluarga Atut. Ia tak menampik Atut sering berkunjung. "Setahu saya, Bu Atut datang ke sini empat bulan lalu karena saya juga sering (ditugaskan) ke Serang (Banten)," kata dia.

    Atut adalah kakak kandung dari Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terhadap Akil. Sejak kasus  itu terungkap, Atut dikabarkan menghilang dari publik Banten.

    ERICK P. HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.