Polri Bakal Tambah Jumlah Polwan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polwan Polrestabes Surabaya melakukan aksi Gangnam Style di depan ratusan buruh di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya (1/5). Aksi ini menjadi hiburan bagi buruh yang sedang berdemo. TEMPO/Fully Syafi

    Polwan Polrestabes Surabaya melakukan aksi Gangnam Style di depan ratusan buruh di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya (1/5). Aksi ini menjadi hiburan bagi buruh yang sedang berdemo. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Kepolisian berencana merekrut lebih banyak polisi wanita (polwan) pada tahun-tahun mendatang. Targetnya, di setiap kepolisian sektor terdapat setidak-tidaknya dua polisi wanita. "Kami tempatkan paling tidak di tiap kecamatan ada dua polwan," kata Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Oegroseno saat ditemui di kantor Komisi Kepolisian Nasional, Rabu, 2 Oktober 2013.

    Menurut catatan Kepolisian, saat ini ada setidaknya 12.100 polisi wanita dengan 9.800 di antaranya berpangkat brigadir. Sementara jumlah kantor polsek di seluruh Indonesia ada 4.773. Namun, sebaran polwan tak merata di tiap daerah. "Sebenarnya dari jumlah cukup. Tapi kalau semua disebar ke polsek, habis sudah," ujarnya.

    Jenderal bintang tiga itu mengatakan kehadiran polwan di tiap polsek dibutuhkan, khususnya untuk menangani saksi dan korban anak-anak atau perempuan. Polisi perempuan dinilai lebih pandai menghadapi anak-anak dan perempuan ketimbang polisi laki-laki. Oleh karena itu, kata Oegroseno, Kepolisian akan lebih banyak merekrut polwan. Kebijakan ini akan dimulai setidaknya tahun depan.

    Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Adrianus Meliala mengatakan lembaganya akan mengawal dan menagih janji yang disampaikan Oegroseno terkait jumlah polwan. "Kami akan tanya terus pelaksanaannya," katanya.

    Menurut Adrianus, jumlah polwan yang ada saat ini jauh dari ideal. "Baru 0,3 persen dari 400 ribu polisi. Idealnya 10 persen," kata pakar kriminologi dari UI tersebut. Padahal, polisi perempuan, kata dia, pada hal-hal tertentu jauh lebih baik ketimbang polisi laki-laki.

    Beberapa kehebatan polisi perempuan, kata Adrianus, antara lain lebih sensitif menghadapi korban, lebih sulit disuap, dan terkadang lebih jago saat menginterogasi dan mempersuasi pelaku.

    ANANDA BADUDU

    Topik terhangat:
    Amerika Shutdown
    | Pembunuhan Holly Angela | Edsus Lekra | Info Haji

    Berita lainnya:
    Melongok Lobi Meja Makan ala Jokowi
    Inilah 10 Smartphone Terbaik 

    Ketika Hakim Konstitusi 'Dipaksa' Berbahasa Jawa

    Indonesia Tundukkan Fulham U-21


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.