Begini Sengketa Pemilu Gunung Mas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hambit Bintih. Foto: antarakalteng.com

    Bupati Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hambit Bintih. Foto: antarakalteng.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, di rumah dinasnya, Rabu malam, 2 Oktober 2013. KPK juga menangkap HB di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat.

    Juru bicara KPK, Johan Budi SP, mengatakan penangkapan Akil Mochtar dan dua orang lainnya di rumah dinas terkait pemilihan kepala daerah di Gunung Mas, Kalimantan Tengah. HB, yang ditangkap di hotel, disebut-sebut sebagai Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih.

    Mahkamah Konstitusi memang sedang menangani perkara sengketa pemilihan Bupati Gunung Mas. Pada Rabu siang sebelum ditangkap, Akil memimpin sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Pemilihan Bupati Gunung Mas digugat ke MK oleh bakal calon Bupati Jaya Samaya Monong-Daldin.

    Gunung Mas menggelar pemilihan pada 4 September 2013. Pemilihan bupati ini diikuti empat bakal calon, yakni Jaya Samaya Mo­nong-Daldin, Awin Usup-Yun­dae, Hambit Bintih-Arton S Dohong, dan Kusnadi B Ha­li­jam-Barthel D Suhi.

    Jaya Samaya Mo­nong-Daldin diusung Partai Demo­krat, Partai Gerakan Indone­sia Raya (Gerinda), Partai Per­satuan Nasional (PPN), Par­tai Hati Nurani Rakyat (Ha­nura), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Persatuan Pemba­ngunan (PPP), serta Partai Keadilan Se­jahtera (PKS). Sedangkan Awin Usup-Yundae diusung Par­tai Demokrasi Kebangsa­an (PDK).

    Incumbent Hambit Bintih-Arton S Dohong diusung Partai Demo­kra­si Indonesia Pembangunan (PDI-P), Partai Merdeka, Partai Penegak Demokrasi Indo­ne­sia (PPDI), Partai Damai Se­jahtera (PDS), Partai Patri­ot, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrasi Pem­baharuan (PDP). Sementara Kus­nadi B Halijam-Barthel D Suhin diusung Par­­tai Golongan Karya (Golkar).

    Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Hambit Bintih dan Arton S Dohong sebagai pemenang pada 11 September. Jaya-Daldin menuding banyak kecurangan terstruktur, sistematis, masif, dan sangat berpengaruh terhadap perolehan masing-masing pasangan calon.

    Gugatan Jaya-Daldin mengajukan termuat dalam perkara nomor 122/PHPU.D-XI/2013. Mereka menuntut MK membatalkan keputusan KPU Gunung Mas Nomor 19 tentang Pasangan Calon Terpilih Pilkada Gunung Mas. Mereka juga meminta perhitungan suara ulang.

    Selain itu, MK telah menggelar empat kali sidang sengketa pilkada Gunung Mas ini yang dipimpin Akil Mochtar.

    YANDI

    Berita Terpopuler Lainnya:
    KPK Segel Ruangan Akil Mochtar 
    Akun Ini Mengulang Cuit Akil Mochtar Minta Suap 
    Kata Satpam Soal Penangkapan Akil Mochtar
    Akil Mochtar Sudah Diincar KPK

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H