Bacakan Naskah Soekarno, 'Hidup Jokowi!'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membacakan naskah Dedication of Life Soekarno saat pembukaan Rakernas III PDI-P di Jakarta (6/9).  ANTARA/Dedi Ariadi

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membacakan naskah Dedication of Life Soekarno saat pembukaan Rakernas III PDI-P di Jakarta (6/9). ANTARA/Dedi Ariadi

    TEMPO.CO, Jakarta -- Gubernur DKI Jakarta sekaligus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, membacakan dedikasi hidup Presiden pertama Soekarno dalam Rapat Kerja Nasional III PDI Perjuangan. Sebelum Jokowi maju untuk membacakannya, sejumlah suara peserta yang terdiri dari Dewan Pengurus Cabang dan Daerah bersahutan memanggil namanya.

    "Hidup Jokowi! Hidup Jokowi!" teriak sejumlah kader di dalam ruangan. Ketika Jokowi sampai di panggung dan akan membacakan dedikasi hidup Soekarno, seluruh teriakan berakhir dan suasana kembali hening, takzim mendengar pidato.

    Berikut ini cuplikan dedikasi hidup Soekarno yang dibacakan oleh Jokowi. "Saja adalah manusia biasa. Saja dus tidak sempurna. Sebagai manusia biasa saja tidak luput dari kekurangan dan kesalahan.

    Hanja kebahagianku ialah dalam mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, kepada Bangsa. Itulah "dedication of life" ku.

    Djiwa pengabdian inilah jang mendjadi falsafah hidupku, dan menghikmati serta mendjadi bekal-hidup dalam seluruh gerak hidupku.

    Tanpa djiwa pengabdian ini saja bukan apa-apa. Akan tetapi dengan djiwa pengabdian ini, saja merasakan hidupku bahagia,- dan manfaat.

    Soekarno, 10-9-66"

    Setelah Jokowi membacakan dedikasi hidup dari Soekarno, tepukan dan tempik sorak kembali bersahutan. Mereka meneriakkan nama Jokowi dan Soekarno. Ketua Umum Megawati memuji pembacaan naskah itu. "Pak Jokowi mendapatkan getarannya."

    SUNDARI


    Terhangat:

    Vonis Kasus Cebongan | Jokowi Capres? | Jalan Soeharto

    Berita Terkait:
    Survei Capres 2014, Jokowi Tak Selalu Juara
    Rakernas PDIP Tampung Aspirasi Pencalonan Jokowi
    Jokowi Berpidato di Rakernas PDIP
    Diam-diam Jusuf Kalla Sering Bertemu Megawati


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.