Eksekutor Cebongan Akan Bermukim di Yogyakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan yang menjadi terdakwa dalam kasus penyerangan lapas Cebongan Serda Ucok Tigor Simbolon (kedua kanan) bersama dua rekannya keluar dari ruang sidang usai mendengarkan tuntutan dalam kasus tersebut di Pengadilan Militer II-11 Bantul, Yogyakarta, Rabu (31/7). ANTARA/Regina Safri

    Anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan yang menjadi terdakwa dalam kasus penyerangan lapas Cebongan Serda Ucok Tigor Simbolon (kedua kanan) bersama dua rekannya keluar dari ruang sidang usai mendengarkan tuntutan dalam kasus tersebut di Pengadilan Militer II-11 Bantul, Yogyakarta, Rabu (31/7). ANTARA/Regina Safri

    TEMPO.CO, Yogyakarta -Eksekutor kasus Cebongan Sersan Dua Ucok Tigor Simbolon menyatakan akan tinggal di Yogyakarta usai menjalani hukuman. Dia akan mengajak anak dan istrinya tinggal di Yogyakarta.

    "Kami akan berantas preman," kata Ucok di hadapan massa pendukungnya di halaman pengadilan militer II-11 Yogyakarta, Kamis (5/9).

    Pernyataan Ucok tersebut setelah dijatuhi vonis 11 tahun penjara dan dipecat dari dinas militer. Para pendukung terdakwa yang berjumlah puluhan, yang berdiri di luar gedung langsung bersorak.

    Bahkan ketika Ucok dan dua rekannya, yaitu terdakwa Sugeng dan Kodik menyatakan akan mengajukan banding ke Mahkamah Militer Tinggi, langsung disambut tepuk tangan pengunjung sidang. "Bebaskan! Bebaskan! Bebaskan!" teriak pendukung terdakwa.

    Sementara itu, istri Serda Ucok, Enis Nurwati pingsan. Dia nyaris jatuh saat berjalan usai meninggalkan gedung Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta. Tepatnya di jalan sebelah selatan gedung pengadilan.

    Enis terlihat menggendong anak lelakinya yang masih balita. Raut wajahnya terlihat kuyu dan mata sembab usai menangis. Tiba-tiba gendongannya melemah dan dia nyaris terkulai. Untung di sebalah Enis ada rekannya yang juga dari keluarga Kopassus yang langsung menangkap tubuhnya agar tak jatuh.

    Dia diduga shock usai mendengar vonis yang dijatuhkan hakim terhadap suaminya, yaitu 11 tahun penjara dan dipecat dari dinas militer.

    PITO AGUSTIN RUSDIANA


    Terhangat:

    Vonis Kasus Cebongan | Jokowi Capres? | Jalan Soeharto



    Berita populer:
    Pilkada Riau, Calon Gubernur Saling Klaim Menang
    Calon Presiden PDIP Mengarah ke Jokowi
    Jaksa MP 'Pamer' Pistol Pernah Tangani Buruh Panci
    Minta Murid Ukur Kelamin, Ini Kata Kemendikbud


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.