Bos Kernel Bakal Buka Penyuap SKK Migas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan mengamati mobil Toyota Camry Hybrid milik Rudi Rubiandini yang telah disita di areal parkir gedung KPK, Jakarta (26/8). KPK meyita mobil tersebut terkait kasus suap yang melibatkan kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petugas keamanan mengamati mobil Toyota Camry Hybrid milik Rudi Rubiandini yang telah disita di areal parkir gedung KPK, Jakarta (26/8). KPK meyita mobil tersebut terkait kasus suap yang melibatkan kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Bos Kernel Singapura Widodo Ratanachaitong berjanji bakal membuka tokoh penyuap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Rudi Rubiandini.

    Janji itu muncul dari kuasa hukum pejabat pelaksana tugas Kernel di Indonesia Simon Gunawan Tanjaya, Junimart Girsang. "Biarkan Widodo yang akan mengungkapkan dalam waktu dekat," ujar kuasa hukum Simon, Junimart Gorsang di Gedung KPK, Senin, 26 Agustus 2013.

    Menurut dia, Direktur Kernel Oil Singapura itu mengaku bakal bertanggung jawab atas kasus ini."Biarkan Widodo yang bicara, kan sudah bilang akan bertanggungjawab dan akan buka siapa pemberi uang ke Ardi," kata Junimart.

    Dia enggan merinci pihak yang dimaksud sebagai pemberi uang dalam kasus ini."Ya tentu yang punya kekuasaan dong," kata dia saat ditanya lebih jauh. Junimart memilih bungkam ketika didesak untuk mengungkapkan siapa pihak yang dimaksud oleh Widodo.

    Sebelumnya, Direktur Kernel Oil Widodo Ratanachaitong mengaku sama sekali tidak mengetahui tujuan pentransferan uang yang diminta tersangka suap SKK Migas Devi Ardi. "Baru setelah media memberitakan, saya menyadari telah dimanipulasi oleh Devi Ardi dan afiliasinya untuk mentransfer uang dari Singapura ke Jakarta," kata Widodo melalui laman resmi perusahaannya tertanggal 23 Agustus 2013.

    Junimart sendiri menyebut Widodo mengaku pernah memerintahkan Simon untuk memberikan duit pada Devi Ardi. Duit itu sendiri disebut sebagai titipan Ardi dan diduga berasal dari pihak lain.

    SUBKHAN

    Berita Terpopuler:
    Metallica Hanya Minta 7 Pertanyaan 

    Jokowi Datang, Penonton Metallica Heboh

    Metallica Cuci Muka di Hotel Bidakara

    Metallica: Terima Kasih Jakarta

    Nonton Metallica, Jokowi Dikawal Provos 

    Berita Terkait:
    Jero Wacik: Saya Kan Baru di ESDM 
    Publik Yakin Ada Jaringan Besar di Kasus Rudi
    Ini Kata Direktur Kernel Oil Soal Suap SKK Migas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.