Hakim Belum Putuskan Permohonan Euthanasia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Permohonan euthanasiu (suntik mati) terhadap Ny. Agian yang diajukan oleh suaminya, Panca Satria Hasan Kusuma belum dapat dikabulkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri/Niaga dan HAM Jakarta Pusat Cicut Sutiarso, Senin (8/11). Cicut yang juga mengetuai tim aspek hukum yang khusus dibentuk membahas kasus ini, menjelaskan surat yang diajukan Hasan kepada Ketua PN Jakarta Pusat, I Made Karna, bukan berupa surat permohonan. "Telah dilakukan pemeriksaan, sifatnya hanya surat biasa atau umum," kata Cicut kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Menurut Cicut, permohonan dapat diajukan ulang melalui jalur semestinya yaitu didaftarkan terlebih dahulu ke panitera. Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan melalui sidang. "Jika (Hasan) mau ketetapan, ajukan surat permohonan terlebih dahulu. Semakin cepat permohonan, semakin cepat ketetapan," katanya. Cicut melanjutkan jika Hasan berupaya mengajukan kembali permohonan maka harus dilengkapi dengan identitas, dalil-dalil dan tuntutannya. "Jadi hanya terbentur masalah administratif saja bukan subtansif," katanya. Selain terbentur masalah administratif, menurut Cicut tim juga mempertimbangkan kompetensi absolut yang membahas tentang kewenangan dan lokasi pengadilan yang berhak mengadili, mengingat Hasan sebagai pemohon berdomisili di Bogor, Jawa Barat. "Juga tidak ada batas waktu bagi pengajuan surat permohonannya," tambahnya. Ami Afriatni - Tempo

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.