Peminat Perguruan Tinggi Islam Meningkat Pesat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama, Dede Rosyada, mengatakan pendaftar di perguruan tinggi Islam meningkat pesat setiap tahunnya. Bahkan dalam tiga tahun terakhir meningkat sampai dua kali lipat.

    Berdasarkan data penerimaan siswa baru tahun ajaran 2013-2014, tercatat sebanyak 117 ribu pendaftar melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru di seluruh kampus Islam. Angka ini belum termasuk calon mahasiswa yang masuk lewat jalur mandiri.

    Tahun ajaran 2012-2013, pendaftar hanya mencapai 54 ribu orang. Sedangkan tahun ajaran sebelumnya jauh lebih sedikit lagi, yaitu 23 ribu orang. "Peningkatan peminat ini menunjukkan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pendidikan di kampus Islam," kata Dede di Kantor Kementerian, Jumat, 16 Agustus 2013.

    Dede mengatakan peminat tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari mancanegara seperti kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah."Publikasi yang baik dan peningkatan kurikulum di kampus Islam menjadi daya tarik mereka," kata dia.

    Menurut Dede, peningkatan peminat disebabkan beberapa faktor seperti perbaikan kualitas akademik dan kualitas dosen. Peningkatan tersebut terjadi secara merata di semua kampus dari total 53 Perguruan Tinggi Islam.

    Dari segi kualitas, kata Dede, Kementerian mendorong agar minat keilmuan dan riset di setiap kampus Islam ditingkatkan. Kementerian juga akan mendorong kenaikan status terhadap perguruan tinggi yang memiliki pertambahan jumlah mahasiswa yang signifikan.

    Saat ini, Kementerian Agama sedang menyiapkan peningkatan status lima Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri menjadi Institut Agama Islam Negeri. Perguruan tinggi itu berada di Ternate, Palu, Pontianak, Padang Sidempuan, dan Tulung Agung. Ada juga dua institut disiapkan menjadi universitas. "Semoga tahun ini bisa ditandatangani Presiden."

    IRA GUSLINA SUFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.