Roy Marten: Jokowi Pegang Indonesia, Ahok Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Widodo dan Basuki T. Purnama (Ahok). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Joko Widodo dan Basuki T. Purnama (Ahok). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta-Roy Marten mengaku masih terus mengumpulkan dukungan agar Jokowi mau maju menjadi presiden. Ia menargetkan sudah bisa mengumpulkan 10 juta tanda tangan dukungan dalam waktu 3 bulan. Caranya dengan mendatangi wilayah-wilayah yang ada di Indonesia.

    "Kami sudah melakukan deklarasi di Kendal, Jakarta, Kalimantan, setelah lebaran ini akan keliling lagi, rencananya dari Sabang sampai Merauke," ujar suami dari artis Eva Maria ini di sela-sela peresmian Roy Marten Production di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, tadi malam.

    Roy dan kawan-kawannya menginisiasi pembentukan Barisan Relawan Jokowi for Presiden (Bara JP) 2014 bulan lalu. Gerakan relawan ini dimaksudkan untuk mendorong Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu 2014 mendatang.

    Roy tidak peduli Jokowi belum genap setahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Kalaupun Jokowi harus pergi, Jakarta (memang) kehilangan Jokowi. Tapi kita harus lihat Indonesia akan dapat apa, dapat siapa," kata Roy. "Anggap saja bagaimana kita bisa tempatkan Jokowi sebagai gubernur seluruh Indonesia."

    "Jokowi pergi, Ahok biar pegang Jakarta," dia menambahkan (Baca juga: Alasan Artis Sokong Acara Jokowi-Basuki).

    Roy Marten mengaku, selama menggalang dukungan di berbagai daerah, dirinya hampir tidak pernah menemukan penolakan diri masyarakat. "Saya nggak yakinkan masyarakat, mereka sudah yakin (pada Jokowi)," kara Roy Marten. "Saya sudah dapat sambutan luar biasa dari lintas partai, agama, semuanya banyak yang dukung kok."

    AISHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.