198 Ribu Pemudik Gunakan Kereta pada H-2 Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang antre tiket Kereta Api (KA) lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/5). ANTARA/Reno Esnir

    Calon penumpang antre tiket Kereta Api (KA) lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/5). ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik melalui kereta terjadi pada H-2 Lebaran, yaitu Selasa, 6 Agustus 2013. "Diprediksi ada 198.007 penumpang," kata Direktur Jenderal Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hanggoro Budi Wiryawan, dalam konferensi pers, Selasa, 30 Juli 2013.

    Ia menjelaskan, ada dua pertimbangan dalam prediksi tersebut. Pertama, pada tanggal tersebut, pegawai negeri sipil (PNS) serta karyawan swasta sudah menerima gaji dan tunjangan hari raya (THR). Sedangkan pertimbangan kedua, pada H-5 hingga H-3 atau 5-7 Agustus 2013 ditetapkan cuti bersama.

    Sementara itu, puncak arus balik pemudik dengan kereta diprediksi terjadi pada H+2 Lebaran, yaitu tanggal 11 Agustus mendatang. Menurut Hanggoro, diperkirakan akan ada 227.226 penumpang di hari tersebut. Ada tiga hal yang mendasari perkiraan tersebut.

    Pertama, setelah Lebaran tidak ada cuti bersama. Kedua, adanya persiapan perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus di masing-masing instansi dan lingkungan tempat tinggal. Ketiga, para PNS harus kembali ke kantor untuk mengikuti upacara pada Sabtu, 17 Agustus 2013.

    Lebih lanjut, Hanggoro menuturkan, jalur ganda lintas utara dan selatan Jawa sudah siap dioperasikan pada masa angkutan Lebaran mendatang. Ada dua lintasan jalur ganda di utara Jawa yang bisa digunakan, yaitu Jakarta-Cirebon Prujakan-Losari, dan Brebes-Tegal-Pekalongan-Batangbaru-Ujungnegoro. Sedangkan untuk jalur ganda lintas selatan Jawa, lintasan Kretek-Patuguran dan Kutoarjo-Solo siap beroperasi.

    Sebenarnya, pemerintah menargetkan jalur ganda lintas Jakarta-Semarang-Jambon beroperasi mada masa angkutan Lebaran tahun ini. Namun, masih ada kendala pembebasan lahan di lintas tersebut.

    Kementerian Perhubungan memperkirakan terjadi peningkatan jumlah pemudik dengan kereta sebanyak 0,62 persen, menjadi 3.121.553 orang. Pada masa mudik Lebaran tahun lalu, tercatat ada 3.102.386 pemudik yang menggunakan kereta.

    MARIA YUNIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.