Jadi Calon Kapolri, Putut Mau Fokus di Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • kapolda Metro jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno. TEMPO/Seto Wardhana

    kapolda Metro jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Pol. Putut Eko Bayu Seno, mengaku tidak berpikir soal peluang dirinya menduduki jabatan puncak di Kepolisian Republik Indonesia. Dia mengaku masih berkonsentrasi menyelesaikan tugasnya sebagai Kapolda Metro Jaya.

    "Saya belum berpikir ke arah sana. Saya masih berkonsentrasi dulu untuk mengemban amanah sebagai Kapolda," kata Putut setelah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK, Kamis, 25 Juli 2013. Putut tiba bersamaan dengan Kabareskrim Polri, Komjen Sutarman, yang juga merupakan kandidat Kapolri.  

    Menurut Putut, proses pelaporan harta kekayaannya kepada KPK berlangsung dengan lancar. "Sudah dilaporkan tadi, nanti tinggal diklarifikasi semua," kata Putut.

    Sampai Kamis, sudah 4 orang calon Kapolri datang ke KPK. Sebelumnya, Kepala BNN Komjen Anang Iskandar dan Kapolda Bali Arief Wachyudi sudah memberikan LHKPN untuk diperiksa.

    Kesembilan calon Kapolri akan datang ke KPK secara bergiliran sampai pekan depan. Juru bicara KPK, Johan Budi, belum mengetahui berapa lama waktu yang akan digunakan untuk verifikasi laporan tersebut.

    FAJAR AKBAR 

    Berita Terpopuler:
    Tweet Soal FPI, Fahira Idris: Saya Bukan Jubir

    Anggita Sari: Saya Ibarat Pemanis di Kasus Freddy

    Asmara Anggita Sari & Terpidana Freddy Budiman

    Denda Supersemar Dibebankan ke Keluarga Soeharto

    Kritik Fahira Idris kepada Presiden SBY 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.