Demo Pro dan Kontra Khofifah Berhadap-Hadapan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan saat peringatan Hari Ulang Tahun (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-66 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (19/6). ANTARA/Dhoni Setiawan

    Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan saat peringatan Hari Ulang Tahun (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-66 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (19/6). ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO,Surabaya - Sehari menjelang rapat pleno penetapan calon gubernur dan calon wakil gubernur, unjuk rasa di kantor Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur makin memanas. Dua kelompok massa pro dan kontra pasangan calon Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja saling berorasi dengan posisi berhadap-hadapan, Sabtu, 13 Juli 2012.

    Orator dari dua kubu pun bersahut-sahutan. "Kita ini negara hukum, menaati peraturan yang ada. Kalau tidak memenuhi syarat, dukungan tidak mencukupi, hasilnya sudah jelas. Jangan dipaksakan," kata orator dari massa Pemuda Pancasila yang lalu meminta pendukungnya untuk meneriakkan yel-yel 'Pancasila'.

    Massa pendukung Khofifah pun tak mau kalah. "Kita membela kebenaran. Kita tidak gentar, karena kita tidak pernah menjegal. Agama menunjukkan yang benar itu benar," kata orator Komunitas Pendukung Khofifah yang kemudian diikuti dengan lantunan sholawat.

    Seperti hari-hari sebelumnya, massa dari Pemuda Pancasila dan Komunitas Pendukung Khofifah kembali menggelar unjuk rasa di depan kantor KPU Jawa Timur. Massa dari Pemuda Pancasila menempati sebelah timur dan massa Khofifah di sebelah barat. Keduanya dipisahkan oleh barikade ratusan polisi.

    Massa Pemuda Pancasila berjumlah kurang dari 100 orang. Sedangkan massa pendukung Khofifah terdiri dari 50-an orang yang mayoritas ibu-ibu.

    Mereka mulai berorasi sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi terus menjaga ketat kantor KPU. Bahkan Jalan Raya Tenggilis tepat di depan kantor KPU ditutup untuk tempat orasi kedua kelompok massa.

    Massa pun memastikan akan melakukan unjuk rasa hingga KPU menetapkan pencalonan kepala daerah dalam rapat pleno yang akan digelar Minggu, 14 Juli 2013.

    AGITA SUKMA LISTYANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.