Menteri Nuh: UU Pendidikan Atasi Kelangkaan Dokter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Dokter dan Mahasiswa kedokteran gigi memeriksa pasien dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2012 di Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta, Senin (1/10). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Sejumlah Dokter dan Mahasiswa kedokteran gigi memeriksa pasien dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2012 di Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta, Senin (1/10). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menilai Undang Undang Pendidikan Dokter menjadi salah satu solusi mengatasi kekurangan tenaga medis di Indonesia. Peraturan baru ini akan membantu di pendistribusian dokter ke daerah terpencil, terluar dan tertinggal.

    "Saat ini banyak dokter-dokter terkumpul di kota-kota besar, sementara di daerah-daerah terpencil sangat kekurangan tenaga dokter. Karena itu sangat tepat jika hal itu diatur, " kata Nuh ketika di sidang paripurana, Kompleks Parlemen Senayan, 11 Juli 2013.


    Undang Undang ini, bagi Nuh, memastikan ada integrasi antara fakultas kedokteran/kedokteran gigi dan juga kebutuhan kedokteran serta biaya pendidikan yang bisa terjangkau.

    Selain itu, Nuh menuturkan undang undang ini membantu pemerintah menetapkan standar jaminan mutu pendidikan kedokteran, sampai dengan kompetensi profesi kedokteran. Contohnya, program internship atau maganf untuk penempatan tugas dokter di daerah-daerah harus diakui dan dihitung sebagai masa kerja.

    Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia Ali Ghufron Mukti dengan adanya Undang Undang ini akan menyelesaikan masalah pendidikan dokter. Selama ini, kata Mukti, banyak permasalahan pendidikan kedokteran yang tumpang tindih kewenangannya antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan, bahkan ada yang tidak teratasi oleh kedua lembaga.


    Dia mencontohkan Rumah Sakit Pendidikan yang selama ini diatur oleh Kementerian Pendidikan. Dengan UU ini, Kementerian Kesehatan, asosiasi profesi dan asosiasi pendidikan kedokteran ikut andil menciptakan mutu yang berkualitas.

    Setelah melewati tujuh kali masa sidang, Undang Undang Pendidikan Kedokteran disahkan hari ini di rapat paripurna. "Semua fraksi setuju RUU Pendidikan Kedokteran ini disahkan sebagai undang-undang, karena itu saya ketok," kata pimpinan rapat paripurna DPR RI Priyo Budi Santoso.

    SUNDARI


    Berita lainnya:

    Polisi Pastikan Santoso yang Ada di Video YouTube
    Muatan Porno di Buku SD, Sanksi ke Penerbit Lemah
    KPK Periksa Ketua Panitia Kongres Demokrat 2010  
    Cicil Denda, Susno Duadji Jual Rumah Mewah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.