KPK Tak Akan Ungkap Detil Pemeriksaan Sri Mulyani

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Abraham Samad (kanan), Wakil Ketua KPK Zulkarnain (tengah), anggota Tim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century DPR Bambang Soesatyo (kedua kiri), Ahmad Yani (kedua kanan) dan Achsanul Kosasih (kiri), bersalaman saat akan menghadiri rapat Timwas Kasus Bank Century di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/11). ANTARA/Ismar Patrizki

    Ketua KPK Abraham Samad (kanan), Wakil Ketua KPK Zulkarnain (tengah), anggota Tim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century DPR Bambang Soesatyo (kedua kiri), Ahmad Yani (kedua kanan) dan Achsanul Kosasih (kiri), bersalaman saat akan menghadiri rapat Timwas Kasus Bank Century di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/11). ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta- Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR mengadakan rapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai kelanjutan kasus kasus dana talangan Bank Century Rp 6,7 triliun. Rencananya, rapat ini dilakukan secara tertutup.  "Rapat dilakukan tertutup karena ada yang ingin ditanyakan teman-teman Timwas," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 10 Juli 2013.

    Dia menyatakan tak etis menyampaikan beberapa substansi materi yang ingin ditanyakan oleh Timwas Century. Ketua KPK Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK Zulkarnain hadir dalam rapat ini. Abraham mengatakan KPK beberapa waktu lalu tak hadir bukan karena tak berniat memenuhi undangan. Namun, hari ini Abraham menyatakan khusus datang ke rapat ini sedang pimpinan lain sudah ada agenda tersendiri.

    Abraham menjelaskan akan menerangkan perkembangan penanganan kasus Century, termasuk penggeledahan Bank Indonesia. Namun dia tidak akan menyampaikan secara detail ihwal perkembangan kasus ini, termasuk pemeriksaan Sri Mulyani di Amerika Serikat. "Secara makro boleh," kata dia.

    Tim Pengawas Kasus Century Dewan Perwakilan Rakyat pada, Rabu, 19 Juni 2013, juga menggelar rapat tertutup dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.  Anggota Tim Pengawas Century dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, mengatakan rapat kala itu mendengar keterangan dari pimpinan KPK soal perkembangan pengusutan kasus Century. "Hari ini rapat tertutup," kata Bambang melalui pesan BlackBerry.

    WAYAN AGUS PURNOMO

    Topik Terhangat:
    Karya Penemu Muda
    | Bursa Capres 2014| Ribut Kabut Asap| Tarif Progresif KRL| Bencana Aceh

    Terpopuler:
    5 Manfaat Berciuman bagi Kesehatan

    Korupsi Simulator, KPK Periksa Lagi Jenderal Nanan

    Demi Kebersihan, Kini Ada Urinoir dengan Wastafel

    Ini Alasan Kuba Terima Permintaan Suaka Snowden

    Pemain Muslim Mengubah Liga Inggris

    Simulator SIM, Ini Pertanyaan KPK untuk Nanan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.