JK Sempat Kaget Jero Wacik Jadi Menteri ESDM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jero Wacik. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Jero Wacik. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO , Jakarta:Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku kaget ketika Jero Wacik dipilih dan diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Ia merasa bingung bagaimana Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut memimpin kebijakan energi dengan latar belakang dunia usaha dan pariwisata.

    "Bagaimana bisa, tapi kalau ketegasan ya beliau yang tegas," kata Jusuf Kalla saat acara peluncuran buku "Jero Wacik: di Mata 100 Tokoh" di Hotel Darmawangsa, Ahad, 7 Juli 2013.

    Menurut JK, Jero menjadi sosok yang tepat ketika menjabat Menteri Pariwisata. Jero dinilai menjadi perwakilan banyak kelompok sebagai menteri dalam kabinet Indonesia Bersatu Jilid II."Dia perwakilan orang Bali, tentu saja Hindu, dan dari kalangan usaha hotel," kata JK.

    Menurut dia, Jero sendiri memiliki peran besar saat pemilihan umum 2004. Jero adalah orang yang menemani JK sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono."Ketika itu dari Partai Demokrat ya Jero Wacik, dia juga sahabat adik saya."

    Meski demikian, JK tidak ragu pada kepemimpinan Jero di Kementerian ESDM. JK juga kerap langsung berkomunikasi memberikan pendapat jika ada kebijakan atau tantangan di bidang energi."Yang saya senang, dia itu rasa nasionalisnya tinggi," kata JK.

    Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa juga menilai Jero tepat mengampu jabatan Menteri ESDM. Jero dinilai sebagai pribadi yang baik dan cepat belajar dalam setiap tanggung jawab yang diberikan."Saya yakin dia bisa dengan cepat bisa jadi  menteri ESDM," kata Hatta.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Terhangat:
    Karya Penemu Muda
    | Bursa Capres 2014| Ribut Kabut Asap |Tarif Progresif KRL| Bencana Aceh


    Baca Juga:
    Sopir Bus Kembali Blokir Tol Jagorawi

    Rilis Lagu PKS, Sefti Sanustika: Saya Cari Nafkah

    Tasikmalaya Resmi Buka Sekolah Penerbangan

    Istri Ultah, SBY Kasih Selamat Via Twitter

    Demokrat: Facebook SBY Bukan Strategi Politik




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.