Qori Indonesia Juara MTQ Internasional di Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panggung utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV Tingkat Nasional di Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku. ANTARA/Jimmy Ayal

    Panggung utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV Tingkat Nasional di Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku. ANTARA/Jimmy Ayal

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Dasrizal Marah Nainin, qari asal Indonesia keluar sebagai juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional yang digelar di Kuala Lumpur, 29 Juni sampai 6 Juli 2013. Dalam pengumuman yang digelar di Putra World Trade Centre (PWTC) Kuala Lumpur, Sabtu 6 Juli 2013 malam, Dasrizal dinyatakan berhasil mengungguli 37 peserta lainnya dengan poin 93.26.

    Atas prestasinya tersebut, Dasrizal mendapat hadiah uang tunai 40.000 Ringgit ditambah emas batangan seberat 350 gram. Hadiah itu diberikan langsung oleh Yang Dipertuan Agong Malaysia, Tuanku Abdul Halim Mu'adzam Shah.

    Peserta asal Iran, Mohammad Mashmoul, tampil sebagai juara kedua. Sedangkan qori tuan rumah Anuar Hasin menjadi juara ketiga.

    Sedangkan di kategori putri, qoriah asal Maroko, Hajar Boussaq keluar sebagai juara pertama. Disusul kemudian Hanimzah Jalaluddin asal Malaysia dan Natipa Manasiya dari Thailand, keluar sebagai juara kedua dan ketiga. Adapun qariah Indonesia Faridah Daud hanya mampu meraih prestasi sebagai juara harapan ketiga.

    Sebanyak 79 peserta terdiri daripada 44 qari  dan 35 qariah mewakili 44 negara turut ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Quran yang berlangsung sejak 29 Juni 2013 lalu.

    MASRUR (KUALA LUMPUR)


    Berita Terpopuler:
    Pidatonya Tidak Disimak, Megawati Ngomel-ngomel

    Megawati Minta Pemuda Hormati Lagu Kebangsaan

    Jokowi Akan Jadi Juru Kampanye Pilgub Jawa Timur

    Tip Mengatasi Gigi Kuning

    Berbeda Keyakinan, Cornelia Ajarkan Anak Berpuasa

    Sopir Bus Kembali Blokir Tol Jagorawi


  • MTQ
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.