Ada Kader Demokrat Dekati Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    TEMPO.CO, Jakarta-Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Nurpati menyebutkan ada anggota partainya yang membujuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo supaya mengikuti konvensi calon presiden. Anggota ini bergerilya ke banyak tokoh.

    “Ada oknum yang berkomunikasi dengan Jokowi,” kata dia ketika dihubungi Tempo, Ahad, 7 Juli 2013.

    Jokowi, kata dia, bukan satu-satunya tokoh yang didekati anggota Demokrat. Tokoh lain yang juga didekati adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, dan Ketua Dewan Pertimbangan Daerah, Irman Gusman.

    "Informasi ini santer terdengar di internal partai," ujar dia

    Andi mengatakan, konvensi Demokrat terbuka bagi semua tokoh. Para tokoh ini, kata dia, masuk ke dalam konvensi karena undangan partai atau mendaftar atas inisiatif sendiri.

    Khusus untuk tokoh yang diundang, kata Andi, mereka harus mempunyai elektabilitas di atas 20 persen berdasarkan hasil survei nanti. Meski berstatus undangan, tambah dia, tokoh tersebut harus tetap mengikuti konvensi.

    “Sepanjang orang yang diundang itu bersedia mengikuti,” ucap Andi.

    Jokowi sendiri ada kemungkinan diundang Demokrat. Namun, Andi menegaskan, Gubernur DKI itu harus menunggu hasil survei dan menyatakan kesediaan mengikuti konvensi.

    Sebelumnya, pengamat politik Universitas Gadjah Mada Ari Dwipayana menyebutkan undangan Demokrat kepada Jokowi sebagai politik belah bambu. Demokrat disebut ingin mendongkrak popularitas partai sambil menjatuhkan popularitas Jokowi. Jokowi pernah menyatakan tak memikirkan konvensi Demokrat.

    Survei Center for Strategic and International Studies di 31 provinsi pada 9-16 April lalu, menyebutkan dukungan yang besar terhadap Jokowi. Sebanyak 28,6 responden menyatakan akan memilih mantan wali kota Solo itu sebagai presiden. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengintai peringkat Jokowi dengan mengantongi 15,6 persen suara. Selanjutnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie meraup 7 persen, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan 5,4 persen, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebanyak 3,7 persen, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md. sebesar 2,4 persen, dan Hatta Rajasa sejumlah 2,2 persen. Survei ini menggunakan sampel 1.635 responden dengan metode wawancara tatap muka.

    Survei LIPI menyebutkan, sosok Jokowi mampu mengandaskan perolehan suara Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Jokowi unggul sebesar 38,6 persen. Disusul Prabowo Subianto 24,5 persen, dan Aburizal Bakrie 14,6 persen. Survei tersebut mengungkapkan 60 persen pemilih Jokowi berasal dari pemilih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan sisanya dari lintas partai.

    SUNDARI

    Berita Terpopuler: 
    Pidatonya Tidak Disimak, Megawati Ngomel-ngomel

    Anak Serma BW Marah-marah Rumahnya Digeledah BNN

    Megawati Minta Pemuda Hormati Lagu Kebangsaan

    Jokowi Akan Jadi Juru Kampanye Pilgub Jawa Timur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.