Kata Asisten SDM Kapolri soal Calo Pangkat Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM) Irjen Pol Prasetyo. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM) Irjen Pol Prasetyo. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Tanda tangannya terbubuh dalam setiap surat mutasi perwira selama dua setengah tahun ini. Karena itu, tak aneh bila ia adalah pejabat yang diduga hendak ditemui Ajun Komisaris Besar Edi Suroso dan Komisaris Juang Andi Priyanto pada Jumat dua pekan lalu.

    Menjabat Asisten Kepala Kepolisian RI Bidang Sumber Daya Manusia sejak Desember 2010, Inspektur Jenderal Prasetyo bakal pensiun Oktober mendatang. “Saya cek kemarin, apakah betul dia mau menyerahkan uang kepada saya. Jawabannya tidak jelas,” katanya ketika ditemui Anton Septian dan Ananda Badudu dari Tempo di ruangannya pada Rabu pekan lalu.

    Pada saat penangkapan, Anda berada di mana?
    Saat kejadian, saya baru saja berolahraga, sedang agak flu. Jadi saya pesan ke anggota agar tidak diganggu karena sedang flu, hendak istirahat di rumah. Saya tidak tahu pada hari itu ada penangkapan. Saya baru tahu pada Senin saat saya di Surabaya. Rupanya, Jumat ada kejadian.

    Anda sempat berbicara dalam sebuah pertemuan bahwa akan ada mutasi?
    Tidak ada. Cuma, saya pernah mengeluarkan telegram kepada kapolda: tolong ajukan beberapa nama yang layak, orang-orang yang sudah lama jadi kapolres agar diganti. Karena apa? Sekarang sudah mendekati pemilu. Jangan sampai ada pergantian menjelang pemilu nanti.

    Kapan telegram dikirim?
    Kira-kira dua pekan lalu. Tapi telegram itu kepada kapolda saja.

    Edi Suroso datang ke sini agar bisa dimutasi?
    Mungkin saja ada harapan seperti itu. Tapi saya cek kemarin, apakah betul dia mau menyerahkan uang kepada saya. Jawabannya tidak jelas. Apakah ke saya atau ke tempat lain. Tak jelas mau ke mana.

    Menjelang mutasi, banyak perwira dari daerah berkunjung kemari?
    Tidak ada. Paling yang urusan khusus. Misalnya, masalahnya tidak diatasi oleh polda. Mereka melapor kenapa tidak naik pangkat. Saya jawab mungkin karena belum masanya naik pangkat. Masa tugasnya belum cukup. Harus memenuhi syarat dulu.

    Baca wawancara lengkapnya di majalah Tempo pekan ini.

    ANTON SEPTIAN

    Topik Terhangat
    Tarif Progresif KRL | Ribut Kabut Asap | PKS Didepak? |Puncak HUT Jakarta

    Baca juga
    Istri Fathanah Siapkan Lagu Berjudul "PKS"

    Cuma Jokowi yang Dipandang Mampu Bendung Prabowo

    Gerindra Pegang Teguh Janji Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.