Jumat, 23 Februari 2018

Anas Urbaningrum Bikin Ormas Baru

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 29 Juni 2013 06:38 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anas Urbaningrum Bikin Ormas Baru

    Mantan Komisaris PT Dutasari Citralaras Athiyyah Laila (berjilbab Coklat) didampingi Suaminya Ketua Umum Partai demokrat, Anas Urbaningrum usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (26/04). TEMPO/Seto Wardhana. 20120426.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akan mendirikan organisasi baru bernama Pergerakan Indonesia. Teman dekat Anas, Gede Pasek Suardika, mengatakan organisasi tersebut dibuat sebagai wadah agar Anas dapat berkiprah setelah tak lagi di Demokrat.

    "Ibarat orang hobi main sepakbola, tapi tak bisa ikut main sepakbola, main futsal pun jadi," katanya menganalogikan organisasi baru Anas tersebut saat dihubungi, Jumat, 28 Juni 2013.

    Bekas Ketua Komisi Hukum DPR ini menyebutkan, organisasi itu kemungkinan bakal bergerak dalam bidang pemberdayaan politik, hukum, dan sosial. Ia berharap organisasi baru itu akan bermanfaat bagi masyarakat. "Tapi untuk lebih jelasanya nanti, karena saya belum tahu pasti," katanya menolak memberikan penjelasan lebih jauh.

    Dihubungi terpisah, loyalis Anas, Tri Dianto, membenarkan pendirian Pergerakan Indonesia itu. Menurut dia, organisasi ini direncanakan dideklarasikan dalam waktu dekat. "Kalau bukan pada bulan puasa ya setelah lebaran," katanya.

    Tri yang juga merupakan kader Demokrat ini mengatakan organisasi tersebut merupakan wadah perjuangan bagi teman-teman, sahabat, dan loyalis Anas, baik dari Demokrat maupun Himpunan Mahasiswa Islam. Berbeda dengan Pasek, menurut Tri, Pergerakan Indonesia bertujuan untuk memperjuangkan orang-orang yang tertindas oleh penguasa. "Misalnya yang dijadikan tersangka tanpa alasan yang jelas," katanya.

    NUR ALFIYAH

    Topik terhangat:

    Ribut Kabut Asap
    | PKS Didepak? | Persija vs Persib | Penyaluran BLSM

    Berita lainnya:
    Guru Ini Sebar Foto Bugil di Facebook
    5 Tokoh Ini Dinilai Gunakan BLSM untuk Pencitraan

    XL dan Axis Merger, Indosat Harus Waspada

    Mengapa Popularitas Boediono Rendah


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.