Rabu, 21 Februari 2018

SBY: Berita Asap Media Singapura Berlebihan

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 26 Juni 2013 18:12 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SBY: Berita Asap Media Singapura Berlebihan

    Tiga orang wisatawan berpose dengan mengenakan masker dan kacamata di depan patung Singapore Merlion di Singapura, (21/6). Populasi asap dari kebakaran hutan di Indonesia membuat warga Singapura mengenakan masker. (AP Photo/Joseph Nair)

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pemberitaan media Singapura soal asap yang mengepung negeri singa akibat kebakaran lahan di Riau terlalu berlebihan. "Saya menyimak pagi hari pemberitaan media internasional dan Singapura yang menurut pandangan saya sangat berlebihan, sehingga image Indonesia sangat buruk di masyarakat dunia," kata SBY dalam konfrensi pers di Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2013.

    Di media tersebut, kata SBY, diberitakan bahwa sejak 1997 Indonesia dianggap terus mencemari udara Singapura. Menurut SBY, pernyataan itu sangat berlebihan. "Saya yakin bahwa Singapura dan Indonesia sama-sama mendapatkan benefit dalam kerjasama dua negara, utamanya ekonomi dan bisnis. Tentu menyakitkan jika Indonesia dikesankan menimbulkan masalah bagi tetangganya," katanya.

    SBY juga menyayangkan karena pemberitaan itu disiarkan di saat Indonesia sedang serius untuk menanggulangi masalah asap dan kebakaran lahan tersebut. "Tahun ini memang luar biasa karena faktor cuaca panas ekstrim, apalagi banyak lahan gambut di sana. Bencana asap ini besar. Saya sendiri terus menanggulangi bencana asap ini," katanya. "Saya sampaikan tidak semua faktor manusia."

    Menurut SBY, dengan pelajaran yang sangat berharga tersebut, Dia berharap hubungan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia dan Singapura dapat dijaga dengan baik. Apalagi, dalam naungan ASEAN, yang memiliki karakter dan budaya yang kuat untuk saling menghormati.

    "Jangan salah mengerti untuk kebakaran ladang. Saya akan atasi sebaik-baiknya. Oleh karena itu, mari kita lakukan cara-cara bersahabat dan bermitra sebaik mungkin," katanya.

    ANGGA SUKMA WIJAYA

    Terhangat:
    Ridwan Kamil
    | Razia Bobotoh Persib| Puncak HUT Jakarta| Penyaluran BLSM| Ribut Kabut Asap

    Baca Juga:
    McDonalds Telah Menghapus Menu Makanan Halal 

    PKS: Dakwaan Luthfi Aneh dan Lucu 

    Mabes: Dua Polisi Tertangkap Bawa Rp 200 Juta 

    Ahok Kecewa dengan PKL

    Mahdiana Kenalkan Djoko Susilo sebagai Andika

    Polisi Tetapkan 9 Tersangka Pembakar Hutan

    Laga Persib Vs Persija Bakal Dilarang di Jakarta 



     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.