Luthfi Beri Hilmi Mobil dan Rumah Rp 1 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luthfi Hasan Ishaaq. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Luthfi Hasan Ishaaq. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq disebut membelikan mobil dan rumah untuk Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Luthfi mengeluarkan uang lebih dari Rp 1 miliar untuk dua pemberian tersebut.

    Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Rini Triningsih menyebutkan, Luthfi membelanjakan duitnya sebanyak Rp 350 juta untuk membelikan mobil Nissan Frontier bagi Hilmi. "Pada 2007 membelanja Rp 350 juta kepada Hilmi Aminuddin atas pembelian Nissan Frontier hitam B 9051," kata jaksa Rini saat membacakan surat dakwaan Luthfi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, 24 Juni 2013.

    Menurut Rini, untuk menyamarkan asal-usul duit tersebut, Luthfi meminta karyawan PKS bagian perbengkelan Agus Triyono untuk membalik nama kepemilikannya. Mobil itu kemudian diatasnamakan asisten pribadi Luthfi, Rantala Sikayo.

    Luthfi juga membelikan rumah seluas 250 meter persegi di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, untuk Hilmi. Rumah yang berdiri di atas tanah 750 meter persegi ini bernilai Rp 1,5 miliar.

    Luthfi didakwa menerima suap dari PT Indoguna Utama setelah menjanjikan pengurusan penambahan kuotta impor daging sapi. Dia dituding mendapat duit Rp 1,3 miliar yang diserahkan lewat orang dekatnya, Ahmad Fathanah.

    KPK juga mendakwa Luthfi melakukan pencucian uang. Dia disebut menyembunyikan harta hasil korupsinya dengan membelanjakan, maupun mentransfer hasil korupsinya baik bagi dirinya maupun orang lain. Salah satu yang mendapatkannya adalah Hilmi Aminuddin.

    NUR ALFIYAH

    Topik Terhangat
    Razia Bobotoh Persib | Puncak HUT Jakarta | Penyaluran BLSM

    Berita Terpopuler
    Persib vs Persija Batal, Bobotoh Blokir Pintu Tol

    Basuki: Jakarta Bukan Hanya untuk Orang Kaya 

    Macet 'Gila' di Perayaan Ulang Tahun Jakarta  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.