Aceng Fikri Masih Pakai Fasilitas Mobil Bupati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aceng Fikri. ANTARA/Agus Bebeng

    Aceng Fikri. ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO , Garut- Meski telah dipecat dari jabatannya sebagai Bupati Garut, Jawa Barat, namun Aceng HM Fikri masih mendapatkan fasilitas negara. Salah satunya yakni kendaraan dinas pemerintah daerah Garut jenis KIA SUV bernomor Z 111 X.

    Kendaraan tersebut telah dipakai Aceng selama tiga bulan sejak penggantinya Agus Hamdani dilantik sebagai Bupati. "Sudah ada kesepakatan antara pak Bupati (Agus Hamdani) dengan pak Aceng," ujar Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Garut, Ardhi Sjamsul Marich, Kamis, 20 Juni 2013.

    Dia menilai penggunaan kendaraan tersebut tidak bertentangan dengan aturan. Alasannya karena keberadaan kendaraan tersebut dapat dipertangungjawabkan. Selain itu, pemakaian kendaraan ini juga sifatnya hanya sementara.

    Namun, Ardhi enggan untuk menyebutkan kapan kendaraan plat merah tersebut akan ditarik dari Aceng. "Tidak akan selamanya mobil itu di pak Aceng, pasti akan diambil lagi. Ya kita juga harus mengerti bahwa Pak Aceng juga pernah berjasa memajukan Garut. Ini hanya biasa, jangan dijadikan masalah besar," ujarnya.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, kendaraan dinas yang dipakai Aceng ini sebelumnya diperuntukan bagi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun kendaraan tersebut diserahkan ke sekretariat daerah Garut dengan alasan kendaraan dinas yang dipakai kepala BPBD masih layak digunakan. Kendaraan tersebut kemudian dipakai oleh Agus Hamdani yang saat itu sebagai wakil Bupati karena tidak memiliki kendaraan dinas. Setelah Agus dilantik kendaraan diberikan kepada Aceng sebagai konpensasi atas ditariknya dua mobil dinas Bupati berjenis fortuner dan honda accord.

    Seperti diketahui sebelumnya mantan Bupati Garut, Aceng HM Fikri, dipecat dari jabatanya oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat. Pemakzulan ini dilakukan karena Aceng terbukti bersalah melakukan pelanggaran undang-undang dan etika setelah menjalin pernikahan singkat selama tiga hari dengan Fani Octora, 18 tahun, pada pertengahan 2012 lalu.

    Sekjen Garut Governance Watch (G2W), Agus Rustandi, menilai penggunaan mobil dinas oleh Aceng fikri sebagai bentuk pelanggaran. Aceng dituduh melanggar undang-undang 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah karena setelah diberhentikan semua fasilitas negara yang melekat pada dirinya harus dihentikan. "Perbuatan Aceng ini juga bisa termasuk pidana dengan tuduhan penggelapan kendaraan pemerintah. Jadi tidak ada lasan bagi pemerintah daerah untuk memberikan pinjaman ke Aceng sebagai ucapan terima kasih karena dia diberhentikan secara tidak hormat," ujar Agus.

    Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari Mantan Bupati Aceng Fikri. telpon selulernya dalam keadaan tidak aktif. Begitu juga saat mendatangi kediaman pribadi Aceng di Kampung Copong, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, pintu pagarnya tertutup rapat. Simak heboh mantan Bupati Garut, Aceng Fikri di sini.

    SIGIT ZULMUNIR

    Terhangat:

    HUT Jakarta
    | Ribut Kabut Asap | Koalisi dan PKS | Demo BBM

    Baca juga:
    Jadi Tersangka, Aceng Fikri Masih Boleh Nyaleg

    Aceng Fikri Akhirnya Jadi Tersangka

    Aceng Fikri dan Ahmad Dhani Jadi Capres Idaman NU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.