Permintaan Rekonstruksi Ulang Kasus LP Cebongan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Lapas Kelas II B Cebongan. TEMPO/Suryo Wibowo

    Gedung Lapas Kelas II B Cebongan. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Kupang - Keluarga korban Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Yogyakarta berharap majelis hakim memerintahkan untuk melakukan rekonstruksi ulang terhadap kasus yang menewaskan empat putra asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

    "Kami berharap dalam persidangan nanti, hakim perintahkan untuk rekonstruksi ulang kasus Cebongan secara menyeluruh," kata perwakilan keluarga korban LP Cebongan, Viktor Manbait, Kamis, 20 Juni 2013.

    Menurut dia, investigasi TNI untuk mengungkap kasus LP Cebongan tidak dilakukan secara menyeluruh, sehingga masih sangat diragukan. Harusnya, lanjutnya, rekonstruksi kasus ini harus dilakukan dari awal di Hugos Cafe, hingga penyerangan ke LP Cebongan. "Rekonstruksi harus di mulai dari Hugos, dan apa yang terjadi Markas Kopassus di Gunung Lawu, serta rute perjalanan ke LP Cebongan," katanya.

    Keluarga juga mempertanyakan, apakah kasus Cebongan ini ada garis komandonya dan sampai dimana garis komando itu. Karena terdakwa 12 anggota Kopasus hanya dikenakan pasal pembunuhan berencana. "Jika hanya fokus pada kasus pembunuhan, sehingga keputusan hakimnya menjadi tidak penuh," katanya.

    Keluarga menilai akan percuma, jika eksekutornya di hukum seberat-beratnya, namun fakta dan kebenaran peristiwa itu terputus. Karena menurut dia, ini kasus besar yang merongrong kewibawaan negara sehingga proses peradilan ini menjadi momentum penegakan hukum. "Momentum atas penghormatan dan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan," katanya.

    YOHANES SEO

    EDSUS HUT Jakarta | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah


    Baca juga:
    Gaji Pilot Lion Air Sekitar Rp 45 Juta per Bulan
    Lion Air Berambisi Kuasai Penerbangan ASEAN
    Utang Pemerintah ke Pertamina Rp 25 Triliun
    BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 Persen
    Rupiah Tembus 10.000
    Lion Air Tantang AirAsia dan Tiger Airways


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.