Jokowi Tak Setuju BLSM, Ini Kata Mendagri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Tempo/Tony Hartawan

    Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -  Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan tak masalah jika kepala daerah  menyatakan tak setuju dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Namun, ia meminta agar kepala daerah yang menolak BLSM tetap melaksanakan program tersebut.

    "Bisa saja kepala daerah  tak setuju, tapi dalam operasionalisasinya jangan sampai begitu. Itu mengganggu program nasional," kata Gamawan di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa, 18 Juni 2013.

    Ia bahkan memberi peringatan pada kepala daerah agar menjalankan program tersebut. Menteri Gamawan meminta agar kepala daerah mengesampingkan sikap partai terkait dengan pelaksanaan program BLSM, sekalipun partai pengusung kepala daerah terkaut tak setuju dengan BLSM.

    "Ini adalah program nasional yang harus ditaati. Saya perlu memberi warning kepada kepala daerah," katanya.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak setuju dengan rencana pemerintah memberikan Bantuan Langsung Sementara. Menurut dia, pemberian bantuan tunai ini tak tepat.  "Dari dulu saya tidak setuju BLT, lalu apa lagi ini balsem (BLSM), sama saja tidak mendidik masyarakat," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 17 Juni 2013.

    Dia menilai dana kompensasi BBM lebih tepat diberikan sebagai modal untuk usaha-usaha produktif  masyarakat. "Kalau bisa diberikan ke usaha kecil, usaha rumahan," kata Jokowi.

    Menurut Gamawan pemerintah sudah mensosialisasikan program tersebut ke seluruh kepala daerah. Ia belum mendengar secara langsung ada kepala daerah yang tak setuju menjalankan program tersebut. "Ini sudah dilakukan kajian berbulan-bulan, saya harap semua kepala daerah loyal," katanya.

    ANANDA BADUDU



    Terhangat:

    EDSUS HUT Jakarta | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah



    Baca juga:

    Soal Macet, Jokowi-Ahok Lupakan Hal Sederhana?

    Jokowi Sebut BLSM dengan Balsem

    Jokowi Ternyata Pernah Dagang di PRJ

    Nilai Kinerja Transportasi Jokowi: Niat 8, Hasil 6


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.