Kongres Dukung Jokowi Presiden 2014 di Bandung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    TEMPO.CO, Bandung-Ratusan orang menggelar Kongers Relawan Jokowi di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung. Spanduk besar terpampang di ruang rapat gedung itu, isinya: Gerakan Mendukung Jokowi Presiden 2014, Kongres Relawan Jokowi Sedunia.

    "Gerakan ini bermula dari akun media sosial Facebook yang sering mendiskusikan soal sepak terjang Jokowi," Penangung jawab kegiatan, Effendi Saman, Sabtu, 15 Juni 2013.

    Sedikitnya ada  50 grup Facebook yang masing-masingnya beranggotakan 15 ribu orang hingga 60 ribu orang. Lewat diskusi di media sosial dan pertemuan di tiap daerah, sebagian relawan menggagas untuk menggelar konsolisasi Relawan Jokowi. "Idenya, meniru kerja relawan saat mengusung Jokowi jadi gubernur DKI, kali ini mengusungya menjadi Presiden RI," kata Effendi.

    Menurut Effendi,  kongres di Bandung digelar karena  ada  pandangan sama soal Jokowi, yakni sebagai pembawa perubahan. Semua menginginkan perubahan, tidak hanya di Solo dan Jakarta, tapi menyeluruh di Indonesia.

    ADVERTISEMENT

    "Yang  dilakukan Jokowi sederhana, dia melaksanakan kebijakan dan langsung turun ke lapangan. Yang sederhana itu yang dibutuhkan rakyat kecil, itu yang istimewa." kata Effendi.

    Kongres itu diikuti oleh   utusan relawan dari 19 provinsi di Indonesia. Sebagian peserta mengenakan baju kotak-kotak yang menjadi ikon Jokowi.  Setiap peserta bergantian memaparkan kekagumannya pada sosok Jokowi. 

    Effendi menjelaskan, salah satu agenda  yang tengah digarap adalah  menggalang kelompok-kelompok relawan di seluruh daerah untuk mengumpulkan tanda-tangan dukungan pada Jokowi menjadi Presiden RI.

    Aksi pengumpulan tanda tangan itu sudah digarap sejak gerakan relawan itu diumumkan di Jakarta 10 Juni 2013 lalu. Dia mengkalaim, hingga saat ini sudah terkumpul lebih dari 1,2 juta tanda tangan dari berbagai daerah.  "Seluruh tanda tangan yang terkumpul bakal diberikan resmi pada PDI Perjuangan dan partai-partai politik yang ada di Indonesia, untuk menjadi bukti bahwa Jokowi layak jadi calon presiden," ucap Effendi.


    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.