Minggu, 21 Oktober 2018

Hasyim Muzadi Tidak Berpihak Meski Bertemu Matori

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Hasim Muzadi sama sekali tidak berpihak dalam masalah Partai Kebangkitan Bangsa meskipun Jumat (4/1) mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Matori Abdul Djalil dan Presiden Megawati Soekarnoputri. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Andi Jamaro, Senin (7/1), mengomentari pertemuan itu dengan mengatakan, “KH Hasyim Muzadi sama sekali tidak pernah berpihak, karena hanya ingin menyampaikan gagasan kyai-kyai yang diemban PB NU.” Saat ini PKB terpecah dalam dua kubu, yaitu yang dipimpin Matori, menteri pertahanan, dan satunya dipimpin Alwi Shihab, mantan menteri luar negeri. Andi menganggap pertemuan antara KH Hasyim Muzadi dengan Presiden Megawati dan Menteri Pertahanan Matori Abdul Jalil sebagai jebakan, meskipun tidak mengatakan siapa menjebak siapa. Menurut Andi, Muzadi datang lima belas menit sebelum kehadiran Matori. Belakangan banyak bergulir di media massa kedatangan Muzadi merupakan bentuk keberpihakan PB NU yang memberikan dukungan terhadap Matori. Padahal, menurutnya, Megawati memang meminta datang Matori yang satu-satunya menteri dari NU untuk mendampingi Presiden menemui tokoh PBNU. “Untuk itu tanggal 10 Januari ini akan diadakan pertemuan Kyai PB NU dalam menentukan sikap yang sebenarnya,” ungkapnya dengan nada tinggi. Menurut Andi Jamaro, PKB semestinya menanggung sendiri permasalahan di dalam partai. Tetapi yang terjadi selama ini, baik Matori maupun Alwi, sering mengembalikan kepada PB NU yang notabene sebagi pendiri partai, bila sedang dilanda konflik. Sementara ketika menikmati kemapanan dalam situasi kekuasaan, lanjut dia, keduanya melupakan PBNU. Kendati tak diungkapkan secara eksplisit, Andi Jamaro tampaknya sudah menyiratkan sikap PBNU terhadap kedua kubu ini dalam mengambil keberpihakan. Digambarkannya situasi pertemuan ketika Matori maupun Alwi diundang para Kyai PBNU beberapa waktu lalu di Surabaya untuk menyelesaikan konflik kedua kubu itu melalui Islah. Namun ketika pertemuan digelar, yang tidak hadir dalam pertemuan itu hanya Matori. “NU akan anggap Matori tidak bersedia menyelesaikan konflik ini lagi,” tegas dia seraya menambahkan, “Sudah tau kan sikap NU lagi,” Di sisi lain dia tidak menyangkal persoalan struktural PKB merupakan duplikat dari PB NU. Hanya saja ia tidak setuju bila kemudian PB NU menyikapi keberpihakannya pada dominasi orang-orang tertentu. (e karel dewanto-tempo news room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.