Darin Mumtazah Bisa Dipanggil Paksa di Pengadilan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Darin Mumtazah. Twitter.com

    Darin Mumtazah. Twitter.com

    TEMPO.CO , Jakarta:Pemeriksaan kasus suap kuota impor daging sapi yang melibatkan mantan Ketua Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq masih terkendala karena salah satu saksi, Darin Mumtazah belum memenuhi panggilan Penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) .

    Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan keterangan saksi yang tidak datang dalam pemeriksaan bisa nanti dipanggil dalam persidangan. "Keterangan Darin sangat penting buat mengkonfirmasi temuan penyidik," katanya pada Rabu, 29 Mei 2013.

    Dia menerangkan Darin sudah dipanggil oleh penyidik sebanyak dua kali, tapi tidak pernah datang. Menurut hukum acara, kata dia, Darin bisa dipanggil dalam pengadilan karena kasus suap kuota impor daging ini akan masuk proses persidangan hari ini. KPK menilai keterangan Darin diperlukan untuk mengetahui relasi dan fakta-fakta yang ditemukan penyidik. "Jika tetap tidak hadir, nanti bisa dipanggil paksa," ujarnya.

    Dia menjelaskan keberadaan Darin dan keluarganya saat ini tidak diketahui. saat ditelusuri alamat tempat tinggalnya, Darin sudah tidak tinggal di sana lagi. "Dia tidak jelas keberadaannya," kata Bambang.

    Darin Mumtazah disebut-sebut punya hubungan spesial dengan mantan ketua PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Gadis belia yang baru lulus dari suatu sekolah menengah kejuruan di Jakarta Timur ini diduga menerima sejumlah uang dari kantong Luthfi.

    KPK menjadikan Luthfi tersangka kasus korupsi terkait pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Dia juga dijerat dengan pidana pencucian uang.

    RAMADHANI

    Topik Terhangat:
    Tarif Baru KRL
    | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

    Berita Terpopuler:
    Jadi Tersangka, Farhat Abbas Dicoret sebagai Caleg
    Jokowi Berpeluang Jadi Calon Presiden dari PDIP

    Dokter: 'Burung' Muhyi Tak Bisa Disambung Lagi

    Bertemu Ganjar, Bibit Teringat Pesan Mega

    Cara KPK Sindir Darin Mumtazah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.