Di Kantor PKS, KPK Sita Alphard Terkait Luthfi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iring-iringan enam mobil milik tersangka pencucian uang terkait kasus suap pemberian kuota impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq yang disita KPK dari Gedung DPP PKS di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (15/5). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Iring-iringan enam mobil milik tersangka pencucian uang terkait kasus suap pemberian kuota impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq yang disita KPK dari Gedung DPP PKS di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (15/5). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menyita sebuah mobil mewah yang terkait dengan Luthfi Hasan Ishaaq. Mobil Toyota Alphard bernomor B 147 MSI warna hitam itu diambil dari halaman parkir Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera, Jakarta Selatan.

    "Hari ini KPK kembali melakukan penyitaan terhadap sebuah mobil terkait LHI," kata Juru Bicara KPK Johan Budi S.P, Rabu, 22 Mei 2013. Mobil ini menjadi kendaraan ketujuh yang disita Komisi terkait dengan tersangka kasus suap impor daging sapi itu.

    KPK mengaku tidak mendapatkan perlawanan dalam penyitaan kali ini. "Semuanya berlangsung lancar, mobilnya baru tiba di KPK setengah jam yang lalu," kata Johan.

    Soal penyitaan mobil Alphard yang dilakukan belakangan dibandingkan enam mobil lain, KPK beralasan ketika itu belum memperoleh informasi. "Kami baru mendapatkan informasi soal mobil ini, sehingga penyitaannya belakangan,"ujar Johan.

    Johan belum bisa memastikan kepemilikan Alphard hitam yang kini terparkir di KPK. "Nanti saya cek dulu informasinya," kata dia.

    Kasus suap impor daging sapi terungkap saat komisi antikorupsi menangkap orang dekat Luthfi, Ahmad Fathanah di Hotel Le Meredien, Jakarta, pada 29 Januari 2013. Fathanah diduga menerima duit Rp 1 miliar dari Direktur dan pemilik PT. Indoguna Utama selaku importir daging, Juard Effendi dan Arya Abadi Effendi.

    Duit itu rencananya akan diberikan kepada Luthfi guna mendapatkan kuota impor daging. Saat itu, KPK juga mencokok Juard dan Arya. Esoknya, mantan Presiden PKS itu ditangkap komisi. Belakangan, KPK juga menetapkan Presiden Direktur PT. Indoguna Maria Elizabeth Liman sebagai tersangka.

    SUBKHAN

    Topik Terhangat:

    Menkeu Baru
    | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

    Baca juga:
    Ibu Darin Mumtazah: Wawancarai Saja Kucing Saya

    Ditanya Soal Darin Mumtazah, Luthfi Melirik

    KPK Telisik 45 Perempuan Penerima Duit Fathanah

    Begini Cara Blokir Nomor Mama Minta Pulsa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H