Ibu Darin Mumtazah: Wawancarai Saja Kucing Saya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Darin Mumtazah. Twitter.com

    Darin Mumtazah. Twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Darin Mumtazah mencuat lantaran dia dua kali mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. Perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) kelas 3 ini dikabarkan dekat dengan tersangka kasus dugaan suap impor daging sapi, Luhtfi Hasan Ishaaq.

    Ibu Darin Mumtazah sempat mendatangi rumahnya di Jalan Bhinneka Raya nomor 3 RT 10 RW 09, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur. Wanita yang biasa disapa Umi tiba sekitar pukul 09.00 dengan mengendarai motor Vario merah bernomor polisi B-3298-TLD.

    Kedatangannya bermaksud untuk memberi makan kucing-kucingnya yang ada di dalam rumah. Namun, belum sempat memasuki rumahnya, beberapa kamera TV langsung menyorotnya diikuti pertanyaan tentang kedekatan anaknya dengan bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luhtfi Hasan Ishaaq.

    "Wawancara saja tuh kucing saya, foto-foto tuh kucing saya di dalam rumah," kata Umi ketus saat menanggapi pertanyaan wartawan, Rabu 22 Mei 2013. Seusai berkata itu, dia langsung pergi meninggalkan rumahnya, dan tak sempat masuk memberi makan kucingnya.

    Seorang pedagang gado-gado yang berjualan di sebelah rumah Darin, Emmi, 45 tahun, menyarankan para wartawan sabar menunggu. "Nanti juga datang lagi, kan enggak ada yang ngasih makan kucingnya," ujarnya. "Tungguin aja."

    Dari pantauan Tempo, rumah Darin cukup luas sekitar 10 x 15 meter. Pagar berwarna hijau setinggi dua meter menutupi bagian depan rumah. Sementara tembok bercat orange menutupi samping rumah Darin hingga ke lantau dua. Di dalam rumah tampak sebuah garasi mobil yang tertutup pintu kayu cokelat. Dua lampu di teras dan satu di dalam garasi mobil menyala.

    AFRILIA SURYANIS

    Topik terhangat:

    PKS Vs KPK
    | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Baca juga:
    EDSUS Cinta Fathanah

    Korban SMS Penyedot Pulsa Melapor ke Polda

    Komplotan 'Mama Minta Pulsa' Dilacak dengan Alat Rp 15 Miliar

    Pengirim SMS 'Mama Minta Pulsa' Rupanya Narapidana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.