Minggu, 25 Februari 2018

Ganjar Pranowo Yakin Menang Pilgub Jateng

Oleh :

Tempo.co

Senin, 20 Mei 2013 18:32 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganjar Pranowo Yakin Menang Pilgub Jateng

    Ganjar Pranowo. Tempo/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Semarang - Calon gubernur Jawa Tengah yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, yakin akan meraih kemengangan dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah pada 26 Mei 2013. "Mari kita cuci piring, pesta sudah selesai," kata Ganjar saat berorasi dalam kampanye terbuka di Lapangan Tri Lomba Juang Semarang, Senin 20 Mei 2013.

    Dia menuding pihak tertentu mulai menggelar serangan fajar untuk membagikan uang kepada calon pemilih. "Saya sudah mendapatkan laporan, saat ini sudah mulai ada serangan fajar," ujarnya. Menurut dia, mereka yang melakukan serangan fajar adalah pihak  yang tidak siap melawan kemenangan dirinya. Tapi dia tidak menyodorkan bukti dan tak menyebutkan pihak yang dia tuduh membagikan uang.

    Ganjar meminta kepada seluruh kader PDIP untuk selalu berjaga. Dia mengingatkan kondisi PDIP di Bali dalam pemilihan gubernur. "Teman-teman kita di Bali digembosi. Untuk itu, kita di Jawa Tengah tak boleh lengah," kata Ganjar.

    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri pada kampanye itu menyatakan praktek politik uang marak dalam pemilihan gubernur Bali. "Sekarang politik uang itu Rp 300 ribu per orang lho di Bali," kata Megawati. Dia mengklaim jago PDIP dalam pemilihan gubernur di Bali seharusnya bisa menang telak karena daerah itu merupakan basis partainya. Tapi, menurut Mega, rakyat ternyata goyah dengan iming-iming uang yang dilakukan calon lain. "Awalnya Rp 50 ribu. Tapi kemudian Rp 300 ribu akhirnya takluk."

    Mega menyalahkan rakyat yang masih mau menerima uang politik. "Saya sampai sedih karena rakyat jadi seperti itu. Kemana kehormatan dan harga diri kita," kata Mega.

    Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo berharap kader PDIP mengawal pemilihan gubernur Jawa Tengah. "Para saksi dan para kader PDIP harus mengawal kemenangan. Kotak-kotak suara dijaga mulai dari TPS sampai kabupaten dan kota," kata Tjahjo.

    ROFIUDDIN

    Topik Terhangat:
    PKS Vs KPK
    | E-KTP | Vitalia Sesha  | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita Terpopuler:
    Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf 

    Ilham Arief Serahkan Rp 7 Miliar ke Fathanah

    Cerita Sopir Fathanah Soal Paket Duit ke Luthfi

    Bisnis Labora Sitorus Dimulai dari Miras Cap Tikus

    Sefti Suruh Sopir Beri Bingkisan Duit ke Luthfi?


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.