Fathanah Ketahuan Curi Dokumen KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Fathanah. TEMPO/Seto Wardhana

    Ahmad Fathanah. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus suap izin daging sapi impor, Ahmad Fathanah, ternyata pernah mencuri dokumen Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia mengambil berkas acara permintaan keterangan atas namanya pada 30 Januari 2013 atau sehari setelah penangkapannya.

    "Benar saya mengambil dokumen asli berita acara permintaan keterangan (BPAK). Dokumen tersebut adalah BAPK atas nama saya," katanya seperti tertulis dalam dokumen yang diperoleh Tempo. (baca di sini: Pengakuan Fathanah Indehoy dengan Maharani)

    Dokumen yang diambil Fathanah--orang dekat bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq--adalah berkas dari keterangan pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Novel Baswedan. Dia mengambil berkas tersebut saat penyidik lain yang tengah memeriksanya keluar ruangan pemeriksaan. Kertas itu lalu disembunyikannya ke dokumen miliknya. "Saya selipkan/gabungkan dengan dokumen-dokumen tanda terima barang bukti dari penyidik," ujarnya.

    Apes benar Fathanah. Aksinya terekam dalam kamera CCTV milik KPK. Penyidik lalu meminta keterangan Fathanah soal pencurian itu. Dia berkilah ingin mempelajari dokumen tersebut. Esoknya, berkas itu diserahkannya pada pengacaranya, Rozi. "Saya bilang pada Rozi: 'Pelajari ini!" katanya.

    Ahmad Fathanah ditangkap KPK di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada 29 Januari 2013. Ia ditangkap bersama Maharani Suciyono. KPK menduga Fathanah menerima suap Rp 1,3 miliar dari PT Indoguna Utama, perusahaan pengimpor daging sapi. Duit itu rencananya akan diserahkan ke Luthfi Hasan Ishaaq.

    NUR ALFIYAH

    Berita Lain:
    Saksi Baru Fathanah: Dewi Kirana 
    Indoguna Akui Setor Uang ke PKS
    Hilmi dan Suswono Janjikan Bantu Indoguna
    KPK Sita Mobil Luthfi di PKS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.