Jumat, 16 November 2018

Wiji Thukul Gemar Makan Jamur Tlethong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cover Majalah Wiji Thukul

    Cover Majalah Wiji Thukul

    TEMPO.CO, Solo - Wiji Thukul memiliki kegemaran makan jamur tlethong atau jamur yang tumbuh di atas kotoran sapi. Kebiasaan itu muncul sejak ia remaja ketika mulai aktif di teater Jagat pada awal 1980an. Cempe Lawu Warta, pendiri teater Jagat, adalah orang yang pertama kali memperkenalkannya. "Saat itu belum terlarang," kata Lawu.

    Kebiasaan makan jamur beracun itu diperoleh Lawu kala ia masih aktif di Bengke Teater. Selanjutnya ketika mendirikan teater Jagat ia membawa kebiasaan tersebut. "Dan di antara kami, Thukul yang paling gemar makan jamur itu," kenang Lawu.

    Bahkan kebiasaan itu terus dibawa Thukul hingga ia menikah dan punya anak. Sipon, istri Thukul, berkisah bahwa Thukul tidak pernah membagi masakan yang ia masak sendiri dengan keluarganya. "Namun setiap selesai makan, tingkah lakunya jadi aneh," kenang Sipon.

    Pernah suatu ketika Thukul baru saja menghabiskan nasi goreng buatannya sendiri ketika si Wani, anak tertuanya yang kala itu masih balita, menghampirinya. Tiba-tiba Thukul berjingkat ketakutan. Sambil berteriak:“Tuyul!” Thukul sambil berlari ke luar rumah.

    Sipon kebingungan dan lantas mengejar Thukul yang bersembunyi di rumah seorang tetangga. Sejak itu Sipon baru tahu kalau ternyata makanan yang dimasak Thukul itu dicampur jamur tlethong. "Sejak itu saya larang," kata Sipon. Jamur yang biasa disebut mushroom oleh warga Solo itu memang memiliki dampak halusinasi berlebihan bagi penyantapnya.

    Dasar kebiasaan, Thukul tetap memasak jamur yang oleh warga Jagalan biasa disebut mushroom. Namun ketika masak Thukul "ngungsi" di rumah orang tuanya di Sorogenen. “Saya tahu karena, setiap pulang dari Sorogenen, omongan dia sudah ngelantur.”

    Baca selengkapnya Majalah Tempo Edisi Khusus Teka-teki Wiji Thukul, Tragedi Seorang Penyair.

    TIM TEMPO | AGUNG SEDAYU


    Topik Terhangat
    Teroris | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita terpopuler:

    Ahmad Fathanah Minta Sefti Tak Meninggalkannya
    Pengamat Hukum: PKS Tidak Salah

    Teka-teki Wiji Thukul, Tragedi Seorang Penyair

    Menikah, Sefti Tak Tahu Fathanah Dibui 5 Tahun


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.