Rabu, 14 November 2018

Perumahan Petinggi PKS di Condet Tertutup Rapat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak bermain di depan Rumah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq di dukuh Morotanjek, Ds. Purwoasri, Kec. Singosari, Kab. Malang, Jawa Timur, Kamis (31/1). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Sejumlah anak bermain di depan Rumah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq di dukuh Morotanjek, Ds. Purwoasri, Kec. Singosari, Kab. Malang, Jawa Timur, Kamis (31/1). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompleks perumahan yang didiami sejumlah petinggi Partai Keadilan Sejahtera di kawasan Batu Ampar, Condet Jakarta Timur tertutup rapat. Pintu masuk menuju kompleks perumahan berupa cluster yang terdiri dari 6 buah rumah itu ditutup pagar tinggi berwarna hitam yang dilapisi papan plastik. Seorang pria yang mengaku menjadi penjaga kompleks itu bahkan membantah kompleks tersebut ditinggali sejumlah petinggi PKS.

    "Tidak, tidak ada orang PKS di sini," ujarnya sewaktu Tempo mendatangi kompleks itu pada Sabtu sore, 11 Mei 2013. Pria tersebut tidak mengizinkan Tempo masuk ke dalam kompleks.

    Bertolak belakang dengan pernyataan pria tersebut, sejumlah warga justru membenarkan bahwa cluster tersebut didiami sejumlah petinggi PKS. "Memang itu kompleks PKS, sudah banyak wartawan yang menanyakan," ujar Sari seorang warga yang membuka warung sekitar 20 meter dari pintu gerbang kompleks itu. Sayangnya, Tempo tidak berhasil menemui ketua RT dan RW di lingkungan sekitar karena sedang berada di luar kota.

    Pada Jumat 10 Mei 2013 kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan telah menyita dua buah rumah milik bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. KPK tidak memerinci lokasi rumah Luthfi yang disita tersebut.  

    Kompleks perumahan petinggi PKS ini letaknya sekitar 100 meter dari Sekolah Dasar Batu Ampar. Di sekolah itulah, terdapat rumah Maharani Suciyono, perempuan yang sempat ditangkap bersama Ahmad Fathanah dalam operasi tangkap tangan KPK pada 6 Februari 2013 lalu.

    PRAGA UTAMA

    Berita Lainnya:
    Terima Mobil dari Fathanah, Siapa Novia Ardhana?
    PPATK: Ahmad Fathanah Bukan Penjahat Baru 
    Karena 'Demi Tuhan', Arya Wiguna Menjadi Artis 
    PKS Akan Serahkan Mobil Luthfi ke KPK
    Kisruh Penyitaan, Majelis Syuro PKS Gelar Rapat  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.