Rabu, 21 Februari 2018

Ini Dia Profil Teroris Bandung

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 9 Mei 2013 09:10 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ini Dia Profil Teroris Bandung

    Sejumlah tim medis dari kepolisian berusaha menembus kerumunan massa sambil membawa kantung jenazah berisi tubuh tersangka teroris yang tewas dalam penyerbuan Densus 88 di Kampung Baru Rengat Hilir, Bandung, Rabu (8/5). Ketiga jenazah kemudian dibawa mobil jenazah RS Bhayangkara Sartikan Asih Bandung. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Tersangka teroris Budi Syarif mengaku bernama Angga kepada tetangga sesama pengontrak rumah milik Haji Anda di RT 02 RW 08 Kampung Batu Rengat, Cigondewah Hilir, Kabupaten Bandung. Begitupun tersangka Maksum.

    "Kalau Maksum itu yang ditangkap di Cipacing rumah mertuanya itu, mengaku namanya Dadan,"ujar Yudi, 31, tetangga kontrakan para teroris saat ditemui di Batu Rengat, Kamis 9 Mei 2013. "Saya tahu itu Maksum setelah ditunjukkan foto sama aparat."

    Dibanding Angga, kata Yudi, Maksum termasuk sedikitnya datang sekali seminggu ke kontrakan para tersangka "Diantara teman-temannya dia yang paling fasih bahasa Sunda. Dia mengaku pedagang jaket dan konveksi lainnya,"kata dia.

    Maksum, sekitar 30-an tahun dengan tinggi sekitar 160 cm, orang yang ramah. "Nggak kelihatan terorislah. Suatu hari pas datang berkunjung, dia juga pernah memberi oleh-oleh buah jeruk kepada kami dan pengontrak lainnya, Mas Gofar yang dagang martabak imut,"kata Yudi.

    Adapun Angga, Yudi menduga, asal Jawa Tengah. Pria sekitar 30-an tahun itu adalah orang yang dicatat sebagai pengontrak rumah kepada pemilik kontrakan. "Dia bicara bahasa Sundanya kurang. Kalau saya lihat Angga sepertinya yang disegani teman-temannya. Angga ngakunya bukan usaha konveksi tapi bisnis online barang apa saja katanya, termasuk alat elektronik,"tutur Yudi.

    Hingga pagi ini, polisi masih menjaga ketat area sekitar rumah atau kamar kontrakan para teroris. Selain polisi, tak seorangpun diizinkan masuk ke area yang dibatasi garis polisi. Bahkan keluarga pemilik rumah dan pengontrak kamar seperti Yudi pun dilarang masuk. Puluhan warga juga masih meriung di luar garis polisi.

    ERICK P. HARDI

    Berita Terpopuler Lainnya:
    Detik-detik Polisi Lumpuhkan Teroris Bandung

    Tersangka teroris yang masih hidup itu berembunyi di bak air
    Densus 88 Baku Tembak dengan Terduga Teroris


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.