Dari Pesan BBM, Susno Lapor Menyerahkan Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susno Duadji. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Susno Duadji. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji dikabarkan telah menyerahkan diri di Cibinong, Kamis 2 Mei 2013 tengah malam pukul 24.00 WIB. Susno telah menjadi buronan setelah beberapa kali menghindari eksekusi terhadap dirinya. (baca: Susno Duadji Masuk Sel Cibinong Tengah Malam )

    Keputusan Susno menyerahkan diri ini berawal dari pesan BlackBerry Messenger yang disampaikannya kepada Yusril Ihza Mahendra pada Jumat 3 Mei 2013. Dalam pesan BBM itu, Susno menyampaikan bahwa dirinya menyerahkan diri ke LP Cibinong. "Malam ini saya ambil langkah simpatik datang ke Lapas Cibinong minta untuk dieksekusi walaupun dasar hukumnya salah," tulis Susno dalam pesannya.

    Dalam pesan BBM itu pula, Susno menjelaskan bahwa ia tidak menginginkan masalah eksekusi dirinya berlarut-larut menjadi pro-kontra, sehingga ia mengambil langkah untuk menyerahkan diri. Susno juga menuliskan tentang ketidakadilan dan penegakan hukum yang arogan atas dirinya. (Baca: Pengacara Susno Duadji: Itu Kabar Burung)

    Sebelumnya, Susno Duadji menjadi buronan kejaksaan karena menghindari eksekusi. Kejaksaan dan kepolisian lalu membentuk tim eksekusi. Sempat beredar kabar, sinyal ponsel Susno terdeteksi di Pusdiklat Intelkam Soreang Bandung. Susno juga sempat muncul di situs Youtube pada Senin 29 April 2013. Simak sepak terjang Susno Duadji di sini.

    ISMA SAVITRI | NINIS CHAIRUNNISA



    Topik terhangat:
    Susno Duadji
     | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

    Berita Lainnya:
    Susno Duadji Masuk Sel Cibinong Tengah Malam
    Pengacara Susno Duadji: Itu Kabar Burung 
    Moge Ringsek Uje Bakal Dilelang
    Uang Lelang Moge Uje untuk Bangun Masjid
    Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.