SBY Janjikan May Day sebagai Hari Libur Nasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang buruh membaca tulisan yang mengajak para buruh untuk tidak bekerja pada Hari Buruh se Dunia, pada pintu salah satu pabrik di Kawasan Berikat Nusantara, Cilincing, Jakarta, (1/5). TEMPO/Dasril Rozandi

    Seorang buruh membaca tulisan yang mengajak para buruh untuk tidak bekerja pada Hari Buruh se Dunia, pada pintu salah satu pabrik di Kawasan Berikat Nusantara, Cilincing, Jakarta, (1/5). TEMPO/Dasril Rozandi

    TEMPO.CO, Surabaya-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjanjikan kepada para buruh akan menetapkan May Day atau Hari Buruh 1 Mei sebagai hari libur nasional. Saat ini, SBY sedang mempersiapkan keputusan presiden untuk meresmikan Hari Buruh sebagai hari libur. "Insya Allah mulai tahun depan Hari Buruh 1 Mei sebagai hari libur," ujar kepada ribuan buruh PT Maspion di Aloha, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu 1 Mei 2013.

    Dikatakan SBY, dari 10 negara di ASEAN, sudah delapan negara di antaranya yang menjadikan Hari Buruh sebagai hari libur. Hanya Indonesia dan Brunei Darussalam yang belum menetapkan.

    Rombongan Presiden terdiri dari Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarief Hasan. Turut pula mendampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Bupati Sidoarjo Saiful Illah.

    Sebelum bertemu buruh, Presiden menemui Presiden Direktur PT Maspion, Alim Markus dan para direksi. Setelah itu, SBY menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan buruh Maspion. Dalam pidatonya, SBY memberikan apresiasinya kepada Maspion yang telah mencetak lapangan pekerjaan, memberikan kesejahteraan yang makin baik dan membayar pajak ke negara.

    ADVERTISEMENT

    Menurutnya, perekonomian bangsa ini terus tumbuh sehingga dunia usaha pun terus berkembang. "Negara dapat penerimaan yang lebih baik, maka secara moral kita berkewajiban untuk terus meningkatkan kesejahteraan para pekerja," kata Presiden. Presiden juga mendukung Maspion untuk terus mengembangkan bisnis dan berkontribusi untuk ekonomi Indonesia.

    Usai berpidato, SBY pun makan nasi kotak bermenu sama dengan para buruh. Perjalanan rombongan kemudian dilanjutkan ke PT Unilever di kawasan Rungkut Industri, Surabaya. Penjagaan ketat pun diberlakukan.

    AGITA SUKMA LISTYANTI



    Topik terhangat:
    Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasiona
    l


    Baca juga:

    Begini Cara Mengetahui Keberadaan Susno Duadji

    May Day, Ini 7 Tuntutan Buruh

    Ayu Azhari Sering Ketemu Ahmad Fathanah

    Kadin Pecat Pengusaha Oesman Sapta Odang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.