Minggu, 25 Februari 2018

Pemblokiran Jalan Ricuh, Musi Rawas Mencekam  

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 30 April 2013 09:07 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemblokiran Jalan Ricuh, Musi Rawas Mencekam  

    Ilustrasi bentrokan. ANTARA/Seno S.

    TEMPO.CO, Palembang - Situasi di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan, hingga pagi ini masih mencekam. Warga belum berani beraktivitas di luar rumah karena takut akan adanya bentrok susulan. Adapun puluhan personel Brimob dari Palembang sudah diturunkan di lokasi kejadian guna membatasi gesekan antarwarga dan petugas keamanan. Akibat bentrok antara polisi dan warga tersebut, empat warga setempat tewas dan enam polisi terluka

    "Sebagian warga masih belum berani ke luar rumah. Kami takut adanya bentrok susulan," kata Ahmad Zamhari, Selasa, 29 April 2013. Zamhari, salah seorang warga melalui telepon menjelaskan, peristiwa tersebut merupakan buntut dari aksi protes warga setempat yang memblokir jalan raya lintas timur Sumatera di Rupit. Namun dia tidak dapat memastikan jumlah korban jiwa.

    Tokoh masyarakat Rupit, Musi Rawas, Irjen (purn) Iskandar Hasan, menyayangkan adanya kerusuhan yang terjadi di kampung halamannya itu. "Saya sangat menyesalkan adanya empat saudara kami yang meninggal dunia, padahal pemekaran daerah sudah hampir final," kata Iskandar Hasan, Selasa, 29 April 2013.

    Iskandar, yang juga mantan Kapolda Sumatera Selatan ini, memastikan pagi ini dia dan Kapolda Irjen Saud Usman Nasution akan terbang ke lokasi kejadian (TKP). Hal ini untuk memastikan sebab musabab peristiwa tersebut. Dari Informasi yang dia dapat, peristiwa pembubaran paksa oleh polisi terjadi sekitar pukul 21.30, Senin. Kuat dugaan, empat warga yang tewas itu terkena peluru ketika polisi membubarkan aksi mereka.

    Dikabarkan, sepanjang Senin pagi hingga malam hari, ratusan warga dari beberapa desa di Kecamatan Rupit memblokir jalan lintas Sumatera di Kilometer 72, Simpang Muara Rupit. Mereka menutup jalan raya dengan beragam benda, tumbuh-tumbuhan, dan kendaraan.

    Massa juga membakar ban dan kayu di lokasi kejadian. Akibat aksi pemblokiran tersebut, jalan raya lintas Sumatera yang menghubungkan kendaraan dari Kota Lubuk linggau menuju Provinsi Jambi ditutup total sepanjang hari kemarin. Aksi blokir jalan ini dipicu ketidakjelasan rencana pemekaran Kabupaten Musi Rawas menjadi Kabupaten Musi Rawas Utara.

    PARLIZA HENDRAWAN

    Topik terhangat:

    Gaya Sosialita
    | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

    Baca juga:
    Susno Buron, Kejaksaan Tak Perlu Uber
    Inilah Dinasti Politik Partai Demokrat
    Gara-gara 'Nasi Kucing', Anas Batal ke KPK

    Ical: Kasus Lapindo Efeknya Lebih Kecil dari ISL

    Orang Miskin Dilarang 'Nyaleg'


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.