Generasi Penerus Preman Yogya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan Tugu Pal Putih setelah selesainya program

    Pemandangan Tugu Pal Putih setelah selesainya program "Revitalisasi Cagar Budaya" di Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo.

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Selepas meninggalnya Gun Jack, tak ada figur gali "hulig-huligan"--yang paling berkuasa--yang mampu meneruskan dan menggantikannya. Yang terjadi adalah perebutan lahan-lahan bekas kekuasaan Gun Jack oleh preman-preman yang keberadaannya tenggelam semasa Gun Jack hidup.

    Pria yang akrab dipanggil dengan sebutan Gun Jack sebelumnya dikenal sebagai Gali--sebutan preman di Yogyakarta--berasal kampung Badran, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Bromocorah yang sudah malang melintang di dunia kelam di kota pelajar ini telah makan asam-garam kekerasaan jalanan.

    Tak heran, sepeninggal Gun Jack banyak konflik jalanan bermunculan. Termasuk di kawasan Pasar Kembang. Zaman Gun Jack, satu orang perempuan pekerja seks akan menyetor Rp 150 ribu per bulan. Begitu juga pemilik rumah bordil atau penginapan tempat peempuan pekerja seks beroperasi. Nilai nominalnya sama.

    “Sekarang jadi rebutan. Baik preman maupun aparat. Solusinya, semua dapat jatah biar tak ribut,” kata teman Gun Jack, Rudi Tri Purnama, Komandan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kota Yogyakarta.

    Selanjutnya: Keributan itu tak hanya di Pasar Kembang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.