Nenek asal Chile Bawa Hasis Senilai Rp 13.3 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Bea Cukai menggiring pelaku penyelundupan, warga negara Cili, Maria Veronica Lama Fernandez (tengah) di Kantor Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (19/4). ANTARA/Nyoman Budhiana

    Petugas Bea Cukai menggiring pelaku penyelundupan, warga negara Cili, Maria Veronica Lama Fernandez (tengah) di Kantor Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (19/4). ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Denpasar - Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali dan Nusa Tenggara Rahmat Subagio berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis hasis melalui Bandara Internasioal Ngurah Rai, Bali. Pelakunya, Maria Veronica Lama Fernandez, 53 tahun, ditangkap dengan barang bukti 22,27 gram hasis.

    Maria ditangkap pada Rabu, 17 April 2013. Dia baru saja menempuh penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia, dengan pesawat Malaysia Airlines MH 715. Tiba di Ngurah Rai pukul 12.15 WITA.

    Dalam jumpa pers pada Jumat, 19 April 2013, Rahmat menjelaskan bahwa perempuan asal Chile itu dipergoki petugas Bea Cukai Bandara Internasional Ngurah Rai beberapa saat setelah berada di ruang kedatangan.

    Menurut Rahmat, Maria mulanya hendak menyelinap lantaran hari itu, hampir bersamaan, ada tiga penerbangan lain dari Malaysia yakni  Thai Air Asia FD 2970, Singapore Airlines SQ 942 dan Indonesia Air Asia QZ 8392. ”Dia mencoba menggunakan celah ramainya penumpang yang mendarat,” katanya.

    Ketika petugas memeriksa tubuhnya, nenek asal Chile itu mengeluarkan sendiri hasis dari dalam alat kelaminnya. Hasis itu berbetuk pasta dengan warna cokelat kehitaman yang dibungkus dalam kapsul.

    Di pasar gelap narkotika, setiap gram hasis dijual hingga Rp 600 ribu. Dengan demikian, nilai hasis yang dibawa Maria mencapai Rp 13.362.000.

    Sebelumnya, petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai juga menemukan 6,8 gram marijuana milik Anthony Simonian Kordolia Alexander, 30 tahun, yang tiba di Bali dari Kuala Lumpur pada Minggu siang, 7 April 2013. Barang disimpang di dalam cokelat.

    Dari dua temuan tersebut, Rahmat menduga bahwa narkotika yang dibawa ke Bali, berasal dari India atau Malaysia. "Polisi masih menyelidiki apakah barang tersebut digunakan sendiri atau diedarkan," ujarnya.

    KETUT EFRATA


    Topik Hangat:

    Ujian Nasional
    | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo

    Berita Terpopuler:
    Kena Gusur, Warga Waduk Pluit Marah pada Jokowi 

    Begini Tampang Tersangka Bom Boston sesuai CCTV 

    Lion Air Jatuh, Boeing Beri Penghargaan Pilot 

    Jokowi Dilarang 'Nyapres' 

    Jokowi Tak Suka Ujian Nasional 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.