Lima Sekolah Tak Pakai Naskah Ujian Nasional Asli  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas melintas di depan ruang Ujian Nasional  di Polres Tanjung Perak, Surabaya, (15/4). Seorang siswa SMK melaksanakan Ujian Nasional di kantor polisi akibat tindak kriminal yang dilakukannya. TEMPO/Fully Syafi

    Seorang petugas melintas di depan ruang Ujian Nasional di Polres Tanjung Perak, Surabaya, (15/4). Seorang siswa SMK melaksanakan Ujian Nasional di kantor polisi akibat tindak kriminal yang dilakukannya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Balikpapan - Pelaksanaan ujian nasional tahun ini benar-benar amburadul. Meski telah molor empat hari dari jadwal semula Senin lalu, siswa SMA/SMK/MA di Balikpapan, Kalimantan Timur, banyak yang tak mendapat naskah ujian nasional asli. Mereka mengerjakan soal dari naskah hasil fotokopi.

    Setidaknya ada tujuh sekolah yang tak menerima naskah ujian asli, yaitu SMA 5, SMA 7, SMA 8, SMA Al Hasan, MA Asyifa, SMKN 2, dan SMK Adisucipto. Menurut Ketua Panitia Ujian Nasional Balikpapan, Wahyudi, mereka menyiapkan tujuh mesin foto kopi untuk menggandakan soal. “Kami melaksanakan ujian nasional setelah dipastikan penyelesaian penggandaan soalnya,” katanya.

    Meskipun cuma difotokopi, Wahyudi menjamin soal ujian itu mudah dibaca peserta UN di lima SMA/SMK/MA Balikpapan. “Kami pilih mesin foto kopi yang terbaik. Hasilnya juga saya jamin bagus,” ucapnya.

    Wahyudi mengaku tidak menerima keluhan dari pelajar peserta ujian sehubungan dengan kualitas soal ujian. Dia mengatakan sudah mempersiapkan soal cadangan bila ada siswa yang mengeluh tak bisa membaca soal. “Sudah ada cadangannya, tapi tidak ada yang mengeluhkan,” ujarnya.

    Kepala SMA 5 Balikpapan, Ali Arham, mengaku optimistis para anak didiknya mampu menyelesaikan soal UN dengan baik. Ada beberapa kendala yang membebani para pelajar, seperti molornya pelaksanaan ujian serta soal ujian yang tidak beres.“Kami optimistis saja. Itu yang selalu saya tekankan pada siswa,” ujarnya.

    Namun, seorang peserta ujian nasional, Ayu Mustika, mengeluhkan soal ujian UN yang ternyata tidak asli dan hasil foto kopian. Dia mengaku tidak sempat belajar mata pelajaran yang diujikan karena ketidakpastian pelaksanaan UN. “Saya tadi malam belajar sosiologi, sedangkan materi ujian bahasa Indonesia. Karena mendadak diberi tahu akan ada UN hari ini,” tuturnya.

    SG WIBISONO 

    Topik Terhangat:
    Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Kasus Cebongan

    Baca juga:

    EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

    FBI Tangkap Pengirim Surat Beracun ke Obama

    Kena Gusur, Warga Waduk Pluit Marah pada Jokowi

    Penertiban Pasar Minggu Ricuh, 1 Orang Tewas


  • UN
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.