Indonesia Kutuk Penyanderaan Murid di Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia mengutuk insiden penyanderaan yang terjadi di Kota Beslan, Ossetia Utara, Rusia."Tindakan tersebut merupakan tindakan terorisme," tegas Menteri Luar Negeri Noer Hassan Wirajuda dalam siaran persnya, Jumat (3/9). Dia menegaskan, tindakan menyandera warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Penyanderaan terjadi pada Rabu (1/9). Suatu kelompok bersenjata menduduki sebuah sekolah menengah dan menyandera sebagian besar murid, orang tua dan guru.Lebih lanjut Wirajuda mengungkapkan, Pemerintah Indonesia meminta agar semua sandera dilepas tanpa syarat. Dia menilai, tindakan terorisme untuk tujuan politik tersebut harus dihindari. Sebab tindakan itu tidak akan pernah mendapatkan simpati dari masyarakat internasional.Faisal - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara