Lagi, Cuit Anas di Twitter Sentil SBY

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (15/3). Anas diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) untuk salah satu tersangka, mantan Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (15/3). Anas diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) untuk salah satu tersangka, mantan Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta--Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kembali membuat kicauan di twitter. Dia bercuit di Twitter di akunnya @anasurbaningrum pada Jumat sore, 12 April 2013. (Lihat juga: Tengok Cuitan Anas Urbaningrum Soal SMS)

    Dalam kicauannya kali ini, Anas mengomentari wawancara dengan SBY yang terdapat di Majalah Tempo edisi 8-14 April 2013. Judul rubrik wawancara itu adalah 'Saya Tahu yang Anas Lakukan'. Dalam rangkaian cuitnya, Anas hanya menyebut SBY sebagai Ketua Wanbin.

    "Tuips, wwcra yg asyik dan menarik. #hanyaalinea," begitu Anas mengawali kicauannya. Kicauannya soal ini selalu diakhiri dengan tanda pagar #hanyaalinea. Tak lupa, dia pun menyertakan foto rubrik wawancara di halaman 109 itu.

    Dalam kicauan selanjutnya, Anas memaparkan alasan mengapa SBY pasti mengetahui gerak-gerik yang dilakukannya. "Mengapa tahu semua? Pertama, sbg Ketum saya selalu melaporkan setiap perkembangan partai. #hanyaalinea," kata Anas. Bahkan, lanjut Anas, bukan hanya soal partai, dinamika eksternal pun secara berkala dia sampaikan kepada SBY selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

    Alasan kedua kedua, kata Anas, Sekretaris Jenderal Demokrat adalah Ibas yang merupakan anak SBY. Setiap kegiatan pasti diinformasikan Ibas, karena hampir selalu Anas berkeliling daerah bersama Sekjen. "Ketiga, Direktur Eksekutif PD Toto Riyanto adalah teman seangkatan Ketua Wanbin. Dipasang pasti dgn tujuan. #hanyaalinea," lanjut Anas.

    Tidak sampai di situ, Anas pun mengaku kemana pergi kerap dipantau dan diikuti alat-alat negara. Pernah suatu hari dia bersilaturrahim dengan Ketua Dewan Pembina Golkar Akbar Tanjung. Beberapa jam setelah pertemuan, dia dapat SMS dari SBY. "Inti SMS itu adalah agar tdk perlu pertemuan2 dgn AT. Padahal silaturrahim dgn siapa saja kan hal biasa. #hanyaalinea," kata Anas.

    Contoh lain gerak-gerik Anas selalu dipantau adalah pertemuannya dengan politikus Golkar Bambang Soesatyo. "Pernah dgn Saan saya ngopi2 dgn Bambang Soesatyo. Dikirim SMS pula agar tidak usah ketemu Bamsoet, krn bisa jadi fitnah politik. #hanyaalinea."

    Bahkan kedatangannya ke Bali yang bersamaan dengan Kongres Luar Biasa partai Demokrat pada akhir Maret lalu dipantau secara vulgar. Anas diikuti oleh orang bersepeda motor ke mana pun pergi. "Itu hanya bbrp contoh kecil. Masih banyak lain yg lbh menarik. #hanyaalinea," kata Anas.

    AMIRULLAH



    Topik Terhangat:

    Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

    Baca juga:
    Usut Sprindik Anas, KPK Terjebak Pemberitaan?
    SBY Terpilih, Ini Sikap Anas
    Apakah Anas Diundang ke KLB? Ini Jawaban Ibas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H