Presiden SBY Segera Aktif Twitter-an  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan struktur formatur baru partai Demokrat di Hotel Laguna, Nusa Dua, Bali, Minggu (31/3). SBY menunjuk Marzuki Alie sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi, Syarief Hasan sebagai Ketua Harian Dewan Perwakilan Pusat, dan EE Mangindaan sebagai Ketua Harian Dewan Pembina Partai. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan struktur formatur baru partai Demokrat di Hotel Laguna, Nusa Dua, Bali, Minggu (31/3). SBY menunjuk Marzuki Alie sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi, Syarief Hasan sebagai Ketua Harian Dewan Perwakilan Pusat, dan EE Mangindaan sebagai Ketua Harian Dewan Pembina Partai. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuitan di Twitter rupanya tak lepas dari perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tak banyak diketahui publik, SBY mengamati aktivitas di media sosial itu. “Saya memantau Twitter,” kata SBY kepada Tempo, Jumat pekan lalu.

    Apakah sang Presiden punya akun Twitter sendiri? Saat ini belum. Tapi, kata dia, “Soon, barangkali bulan depan.”

    Media sosial Twitter banyak digunakan para tokoh politik untuk menyampaikan ide-idenya secara langsung. Presiden Amerika Serikat Barack Obama aktif di Twitter sejak 6 Maret 2007. Sampai hari ini, dia sudah punya 29.488.178 pengikut.

    Wakil Presiden RI Boediono juga memiliki akun resmi di Twitter. Boediono terdaftar sejak 1 Juni 2009. Kepada Tempo, Boediono pernah mengatakan, akun itu dikelola oleh anggota stafnya. Namun, setiap cuitan diunggah atas persetujuannya.

    TONS

    Topik terhangat: Partai Demokrat || Agus Martowardojo || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

    Baca juga:
    SBY Keseleo Lidah, Mencoreng Jadi Menggoreng
    Ini Kelebihan dan Kelemahan Pengadilan Militer
    Ini Rencana Ahok Soal Menggaji Pemulung
    TNI Tegaskan Investigasi Cebongan Selesai
    Polisi Endus Penyerang Cebongan dari Ponsel?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.