Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengapa Ibas Laporkan Yulianis ke Polisi  

image-gnews
Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas (tengah) didampingi kuasa hukumnya Agus Dwiwarsono (kanan) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/3). ANTARA/Chicarito
Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas (tengah) didampingi kuasa hukumnya Agus Dwiwarsono (kanan) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/3). ANTARA/Chicarito
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta--Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas melaporkan Yulianis, Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai ke Polda Metro Jaya, Rabu 20 Maret 2013. Menumpang Audi Q5 hitam berplat B 1270 SNY, Ibas tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, Polda Metro Jaya pukul 16.50 WIB bersama sejumlah personel paspampres dan pengacaranya, Agus Dwi Warsono.

Ibas mengatakan, "Saya baru saja menyampaikan laporan pengaduan kepada Polda terkait pemberitaan media yang telah mencemarkan nama baik saya." Dia mengacu pada pernyataan Yulianis yang dimuat dalam halaman pertama Koran Sindo tanggal 16 Maret 2013.

"Pemberitaan yang saya maksud adalah berita surat kabar Koran Sindo yang memberitakan bahwa menurut keterangan Saudari Yulianis, bahwa saya, telah menerima uang sebesar US$ 200 ribu terkait dengan Kongres Partai Demokrat tahun 2010 di Bandung," katanya.

Juru Bicara Polda, Komisaris Besar Rikwanto menyebut, yang dilaporkan Ibas dalam hal ini adalah Yulianis. Dia berujar, "Yulianis yang dilaporkan, bukan medianya." Agus menambahkan, dalam laporan bernomor TBL: 909/III/2013/PMJ/Ditreskrimum itu, Yulianis dianggap melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Ibas sendiri membantah tuduhan Yulianis. "Terhadap pemberitaan dan pernyataan tersebut, saya ingin mengulangi sekali lagi, bahwa hal tersebut sama sekali tidak benar. Saya tidak pernah menerima uang sebagaimana dikatakan oleh Saudari Yulianis," kata dia, membaca pernyataan persnya.

Putra bungsu Presiden SBY ini pun membantah kenal dengan Yulianis. "Saya pun samasekali tidak pernah kenal dengan yang namanya Saudari Yulianis." (lihat juga: Ibas Menjawab Tudingan Terima Duit Hambalang)

Ibas berharap, dengan pengaduan ini, akan segera ada penyelesaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga tidak terus bergulir menjadi pembicaraan yang tidak menentu. "Saya harap masyarakat tidak terganggu dan dibingungkan oleh pemberitaan yang samasekali tidak didukung oleh data dan cenderung mengarah pada fitnah," ujar dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menanggapi itu, Rikwanto menyebut lagi, polisi bakal memanggil Ibas untuk diperiksa. "Kami akan panggil, menyesuaikan dengan waktunya (Ibas). Penyidik akan berkoordinas dengan pelapor. Kami harap dalam waktu dekat bisa di-BAP."

Sebelumnya, Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis, membenarkan soal adanya catatan aliran dana ke Ibas. Tetapi, Yulianis mengatakan duit sebesar USD 200 ribu itu tidak terkait dengan proyek pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepada wartawan, Yulianis mengungkapkan bahwa Permai Group mengucurkan dana US$ 200 ribu kepada Ibas pada 2010 dan merupakan dana proyek Hambalang di Sentul, Bogor. Uang tersebut, kata dia, terkait dengan Kongres Partai Demokrat di Bandung, Mei 2010. Simak lika-liku kasus korupsi proyek Hambalang di sini.

ATMI PERTIWI

Topik Terhangat: Krisis Bawang || Hercules Rozario || Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas

Baca juga:

KPK Dalami Pengakuan Yulianis Soal Dana ke Ibas
Ibas Terima Dana Hambalang? Anas Hanya Tersenyum
ICW Desak KPK Periksa Ibas

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Daftar Caleg Tiap Provinsi dengan Real Count Tertinggi, Ada Puan dan Grace Natalie

27 Februari 2024

Petugas melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 di tingkat kecamatan di kawasan Abiabsemal, Badung, Bali, Jumat, 16 Februari 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung memulai tahapan rekapitulasi penghitungan suara pemilu presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). ANTARA/Fikri Yusuf
Daftar Caleg Tiap Provinsi dengan Real Count Tertinggi, Ada Puan dan Grace Natalie

Real count sementara Caleg DPR 2024 di 84 dapil dengan perolehan suara tertinggi, di antaranya Puan Maharani, Grace Natalie, dan Ibas Yudhoyono.


Demokrat Kasihani Anas Urbaningrum, Sebut Jadi Korban Adu Domba Kubu Moeldoko dan PKN

13 April 2023

Anas Urbaningrum disambut kerabat dan simpatisan saat berpidato di luar Lapas Sukamiskin, Bandung, Selasa, 11 April 2023. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat hari ini bebas bersyarat setelah menjalani hukuman selama 9 tahun 3 bulan terkait proyek Hambalang. TEMPO/Prima mulia
Demokrat Kasihani Anas Urbaningrum, Sebut Jadi Korban Adu Domba Kubu Moeldoko dan PKN

Politikus Demokrat Herman Khaeron menilai pidato Anas Urbaningrum lebih cenderung mengarahkan pada politik persahabatan, alih-alih politik permusuhan.


Ibas SBY ke Kaki Gunung Lawu, Mampir ke Air Terjun Legenda Jaka Tarub

23 April 2022

Politikus Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas SBY berkunjung ke Air Terjun Srambang di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dok. Antaranews
Ibas SBY ke Kaki Gunung Lawu, Mampir ke Air Terjun Legenda Jaka Tarub

Politikus Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas SBY mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki menuju air terjun Srambang di Ngawi.


Pengembangan Kawasan Olahraga Hambalang Terganjal Masalah Hukum

17 Maret 2021

Kondisi  bangunan wisma atlet yang terbengkalai di Desa Hambalang, Bogor, 19 Maret 2016. Proyek wisma atlet dengan anggaran Rp 1,17 triliun ini dinilai telah merugikan negara Rp 461 miliar akibat kasus korupsi. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat
Pengembangan Kawasan Olahraga Hambalang Terganjal Masalah Hukum

Menpora Zainuddin Amali merespons kemungkinan Kawasan Olahraga Hambalang sebagai lokasi pemusatan latihan nasional.


KPK Beri Lampu Hijau Pembangunan Hambalang Dilanjutkan, tapi ...

21 Juli 2020

Kanan-kiri: Presiden Joko Widodo, Menpora Imam Nachrowi, Johan Budi, dan Menteri PU Basuki Adimulyono meninjau kondisi sejumlah bangunan wisma atlet yang terbengkalai di Desa Hambalang, Bogor, 18 Maret 2016. Proyek yang rencananya digunakan untuk para atlet ini terhenti akibat kasus korupsi Rp 1,2 Triliun. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat
KPK Beri Lampu Hijau Pembangunan Hambalang Dilanjutkan, tapi ...

Pembangunan proyek Hambalang sebagai lokasi pelatnas sudah mendapat lampu hijau dari KPK untuk dilanjutkan, namun terkendala wabah Covid-19.


Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru

27 Mei 2020

Atlet Indonesia membawa bendera Merah Putih setelah bertanding dalam babak final lari estafet 4 x 100 meter putra di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018. Tim estafet putra Indonesia beranggota Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara. TEMPO/Subekti
Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru

Kemenpora sedang menyusun Grand Design Olahraga Nasional untuk menghasilkan atlet berprestasi secara sistematik


Alasan AHY Umumkan Pengurus Demokrat di Akhir Batas Waktu

16 April 2020

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi sang istri Annisa Pohan menghadiri Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Ahad, 15 Maret 2020. Annisa Pohan tampak setia menemani sang suami menghadiri kongres tersebut dengan mengenakan baju Partai Demokrat. TEMPO/Fikri Arigi
Alasan AHY Umumkan Pengurus Demokrat di Akhir Batas Waktu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan alasan mengumumkan struktur kepengurusan partainya di batas akhir waktu..


Kasus Jiwasraya, Fraksi Demokrat Dorong Penuntasan Menyeluruh

29 Januari 2020

Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, yang merupakan putra kedua mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lolos ke DPR dengan meraih sekitar 265 ribuan suara di Dapil VII Jatim pada Pemilu 2019. TEMPO/Amston Probel
Kasus Jiwasraya, Fraksi Demokrat Dorong Penuntasan Menyeluruh

Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat RI, Edhie Baskoro Yudhoyono menyatakan sikap fraksinya terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya.


Ibu SBY Wafat, Ibas SBY - Aliya Rajasa Minta Maaf Masih di Jalan

31 Agustus 2019

SBY mencium ibundanya. twitter.com/SBYudhoyono
Ibu SBY Wafat, Ibas SBY - Aliya Rajasa Minta Maaf Masih di Jalan

Putra SBY, Edhie Baskoro Youdhoyono dan istrinya, Aliya Rajasa meminta maaf dan berusaha secapatnya kembali ke Indonesia.


Selain ke Jokowi dan Megawati, AHY dan Ibas Kunjungi Habibie

5 Juni 2019

Kedua putra Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono bersama para istri, Annisa Pohan dan Aliya Rajasa mengunjungi Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie di kediamannya, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2019. Istimewa.
Selain ke Jokowi dan Megawati, AHY dan Ibas Kunjungi Habibie

Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengunjungi Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie di Kuningan, Jakarta Selatan.