Ini Orang-orang Kepercayaan Djoko Susilo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Putri Solo tahun 2008, Dipta Anindita, menunggu jalannya proses pemeriksaan di ruang tunggu Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat  (1/3). KPK memeriksa Dipta sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Mabes Polri, dengan tersangka Irjen Polisi Djoko Susilo. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Putri Solo tahun 2008, Dipta Anindita, menunggu jalannya proses pemeriksaan di ruang tunggu Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (1/3). KPK memeriksa Dipta sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Mabes Polri, dengan tersangka Irjen Polisi Djoko Susilo. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Djoko Susilo sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pencucian uang (TPPU). "Surat perintah penyidikan untuk perkara pencucian uang terbit pada 9 Januari 2013," kata juru bicara KPK, Johan Budi.

    Jumlah harta Djoko Susilo yang dilaporkan ke KPK dengan aset yang disita sangat jauh berbeda. Pada laporan terakhir tahun 2010, harta kekayaan Djoko hanya Rp 5,6 miliar. Perbedaan mencolok laporan LHKPN 2010 itu terletak pada aset tanah dan bangunan. Djoko hanya melaporkan harta di Jakarta Selatan senilai Rp 4,6 miliar, sementara sitaan KPK jauh di atas itu.

    Djoko diduga melakukan tindak pencucian uang untuk mengaburkan asetnya. Namun modus pencucian uang Djoko Susilo disebut Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf tergolong konvensional.

    “Modusnya umum. Ketika membeli aset, nama yang bersangkutan tidak tercantum,” kata Muhammad Yusuf kepada Tempo. Artinya, ia menggunakan nama orang lain sebagai pemilik hartanya. Berikut ini nama orang-orang yang dipercaya Djoko Susilo:

    - Suratmi (istri pertama Djoko Susilo)
    1. Tanah seluas 4.262 meter persegi di Kanigoro, Madiun.
    2. Rumah di Jalan Leuwinanggung, Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Depok, seluas 1,8 hektare (2003).

    Selanjutnya: Mahdiana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?