Djoko Susilo Punya Rumah Dekat Diskotek di Bali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah terdakwa Simulator SIM Korlantas Polri, Djoko Susilo di Kompleks Golf Residence 1 Jl Bukit Golf II No 12, Jangli, Semarang disita KPK, Kamis (14/2). TEMPO/Budi Purwanto

    Rumah terdakwa Simulator SIM Korlantas Polri, Djoko Susilo di Kompleks Golf Residence 1 Jl Bukit Golf II No 12, Jangli, Semarang disita KPK, Kamis (14/2). TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Denpasar - Satu lagi rumah milik Djoko Susilo ditemukan di kawasan Kuta, Denpasar, Bali. Bangunan mewah ini tidak jauh dari persimpangan Simpang Siur, tepatnya 200 meter setelah diskotek dan karaoke Grahadi Bali, atau sekitar 500 meter sebelum Boshe VVIP Club Bali.

    Berada di jalur menuju Bandara Ngurah Rai, rumah pada Harvest Land Residence Kuta, Blok A nomor 17, ini ada di belakang Mercure Hotel. Bila dilihat, bentuk rumah ini tak berbeda dengan bangunan lain, di kawasan itu. Sama-sama berlantai dua, memiliki garasi mobil, dan berdesain minimalis.

    Yang membedakan rumah itu dengan rumah lainnya hanya ada di pintu masuk rumah, yang terpampang papan milik Komisi Pemberantasan Korupsi. Plang itu tertulis: tanah beserta bangunannya telah disita dalam perkara tindak pidana pencucian uang. Dengan tersangka Djoko Susilo.

    Ketika Tempo mengintip melalui kaca jendela, Senin, 18 Maret 2013, terlihat bagian dalam rumah telah siap huni. Ada beberapa sofa lengkap dengan bantal beserta sejumlah lukisan sebagai hiasan dinding. Namun, menurut informasi seorang warga, rumah ini tidak pernah ditempati sejak berdiri atau sekitar 5 tahun lalu. Sedangkan sumber lain mengatakan harga satu unit rumah di kawasan itu bisa mencapai Rp 4 miliar.

    Manajer Operasional HarvestLand menolak menjelaskan lebih detail tentang rumah Djoko. Ia mengklaim telah ada kesepakatan dengan penyidik KPK untuk merahasiakannya. "Rumah ini diatasnamakan orang lain," ujar pria yang tidak mau menyebutkan namanya itu.

    Dia juga enggan memberitahukan waktu pertemuannya dengan KPK dan pemasangan papan itu. Hanya saja, warga di sana mengatakan, plang dipasang KPK sekitar Jumat, 15 Maret 2013.

    KETUT EFRATA

    Terpopuler:
    Ahli Hukum Klaim Indonesia Perlu Pasal Santet 
    Populer di Survei Cawapres, Ini Kata Jokowi

    Kenapa Jokowi Unggul di Bursa Pencalonan Wapres 

    KPK Sita Aset Djoko Susilo di Bali

    Survei Cawapres, Jokowi Ungguli Kalla dan Hatta



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H