Prabowo Akui Diam-diam Sering Bertemu SBY  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  (kanan) menerima Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) dan Wakil Ketua umum Partai Gerindra Fadli Zon (kiri) di kantor presiden, Jakarta, Senin (11/3). ANTARA/Prasetyo Utomo

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menerima Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) dan Wakil Ketua umum Partai Gerindra Fadli Zon (kiri) di kantor presiden, Jakarta, Senin (11/3). ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pertemuannya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah terjadi beberapa kali. "Saya sebetulnya secara berkala jumpa dengan beliau (SBY)," kata Prabowo, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, 11 Maret 2013.

    Kebetulan, ia melanjutkan, pertemuannya dengan SBY kali ini dilangsungkan di Kantor Kepresidenan. "Dan kalian sangat rajin. Jadi ketahuan saya jumpa beliau," ujar Prabowo. "Tapi ada acara-acara lain di mana saya jumpa beliau, yang kalian tidak tahu."

    Menurut dia, pertemuannya ini dilakukan untuk bertukar pandangan ihwal berbagai program dan kebijakan pemerintah SBY. "Kadang-kadang ada yang cocok, kadang-kadang ada yang kurang (cocok)," ucap Prabowo. "Tapi, ya, saya pelihara komunikasi."

    Adapun pertemuan berlangsung selama hampir dua jam dimulai pukul 15.30 WIB. Prabowo didampingi Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Sedangkan SBY didampingi antara lain oleh Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. (Baca juga: Rahasia, Pertemuan SBY-Prabowo)

    PRIHANDOKO

    Baca juga
    Demokrat Kaltim Minta Ibas Jadi Ketua Umum

    Eksekusi Asian Agri Tunggu Sinyal Dirjen Pajak

    Kondisi Enam Polisi Korban Penyerbuan TNI Membaik 

    Tiga SPBU Djoko Susilo di Jakarta dan Jawa Tengah



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.